Syamsuni Saleh: Carilah Orang Yang Seperti Ini Menjadi Pemimpinmu - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Selasa, Juni 12, 2018

Syamsuni Saleh: Carilah Orang Yang Seperti Ini Menjadi Pemimpinmu

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG - Pemimpin yang baik, adalah yang berani berkomitmen akan selalu siap siaga melayani masyarakat dan memajukan daerahnya selama masa kepemimpinannya, sosok seperti inilah yang selayaknya dijadikan pemimpin. Hal ini diutarakan Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pangkalpinang H. Syamsuni Saleh SQ , saat diwawancarai di program Cerudik In Radio, Jum'at (1/6/2018) lalu.

Ia mengharapkan, hendaknya masyarakat lebih mengedepankan sikap bijak terutama dalam memilih pemimpin di masa depan, terutama bagi warga di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka dan Belitung yang akan menyelenggarakan pilkada serentak pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

"Ayo kita semakin bijak memilih, mana pemimpin yang boros, pemimpin yang hemat untuk negeri dan mana pemimpin yang benar-benar membangun," ungkapnya. Kita lihat apa karena musim pilkada, tiba-tiba membuatnya menjadi ramah, murah senyum dan dekat dengan rakyat. Nah, bila perlu kita sholat istikharoh, minta petunjuk Allah Subhanahu Wa Ta'alla untuk ditunjukkan calon pemimpin terbaik untuk negeri ini yang diridhoi Allah," pesannya.

Ia juga mengingatkan, agar kesucian Bulan Ramadhan yang masih tersisa beberapa hari ini tetap terjaga dan tidak tercederai oleh pola politik yang justru dapat berdampak pada hubungan harmonis, antar keluarga bahkan masyarakat yang telah terjalin baik selama ini.

"Kita ini sudah terkontaminasi hawa nafsu. Contoh, kalo puasa karena iman, InsyaAllah, tujuannya ibadah. Tapi, puasanya bukan karena iman, biasanya hanya akan menjadi beban musiman," jelasnya.

Ia pun mengharapkan, dapat terciptanya Pilkada Babel yang aman, harmonis, nyaman dan lancar. Dan ia berpesan, agar jangan karena perbedaan pilihan calon pemimpin membuat jarak, jadi pemicu saling membenci, atau bahkan tidak bertegur sapa dengan orang yang tidak sama pandangan politiknya.

"Pilkada kita, haruslah sejuk, harmonis, jangan tidak bertegur. Boleh beda partai tapi dirumah tetap satu. Ingat kata Imam Al Ghozali, jika 3 hari kita tidak bertegur, awas bisa berkarat hati kita, jangan sampai perkara dunia membuat hati kotor, bahkan dendam dan suka memfitnah orang lain," pesannya. (AB_HK)


Penulis : Abu Bakar ll editor : Heri Kurniawan

Tidak ada komentar: