Di Beltim, Pasar Murah Bersubsidi Urung Digelar - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Kamis, Juni 07, 2018

Di Beltim, Pasar Murah Bersubsidi Urung Digelar

INRADIOFM.COM, Manggar, BELTIM – Pelaksanaan Pasar Murah Sembako dan Daging Sapi Bersubsidi bagi warga kurang mampu di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), urung dilaksanakan saat Ramadhan 1439 Hijriyah, dikarenakan pelaksanaan lelang kegiatan tersebut gagal akibat sepinya peminat.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pasar Murah Sembako dan Daging Sapi, Asep Suhayanto mengungkapkan, hanya satu perusahaan yang ikut dalam tender lelang. Itupun persyaratannya di bawah standar.

"Sudah dua kali kita adakan lelang, tapi tetap sepi peminat. Kalau mau dilanjutkan kayaknya gak cukup lagi waktunya," ungkap Asep di ruang kerjanya, Selasa (5/6/2018).

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan (DPMPTSPP) Kabupaten Beltim itu menyatakan, sepinya peminat dikarenakan tipisnya keuntungan yang diterima oleh perusahaan.

"Kan perhitungan kita sesuai aturan. Kita gak berani menaikkan sesuai HPS harganya, makanya banyak perusahaan yang tidak berminat. Termasuk yang perusahaan tahun lalu, pas kita tanya mereka ogah ikut lagi karena untungnya sedikit," kenang Asep.

Diakuinya, pelaksanaan lelang dimulai saat menjelang bulan Ramadhan, karena harga sembako harus disesuaikan dengan harga saat itu.

"Kan harus sesuai dengan harga saat ini. Kalau kita lakukan awal-awal tahun gak bisa, soalnya kita tidak punya gudang penyimpanan barang," jelas Asep.

Untuk itu, kata dia, pada tahun depan DPMPTSPP Kabupaten Beltim akan merubah aturannya. Nantinya, akan dilakukan Penunjukan Langsung (PL) kepada perusahaan pemerintah, sehingga orientasi keuntungannya dapat diminimalisir.

"Paling nanti kita tunjuk Perum BULOG atau Perusahaan Plat Merah lain yang tidak terlalu berorientasi pada keuntungan. Yang jelas aturannya dulu harus dirubah, Perbup atau kalau perlu Perda nya kita buat untuk acuan tahun-tahun selanjutnya," tegasnya.

Asep mengungkapkan, anggaran pasar murah bersubsidi untuk warga kurang mampu itu mencapai Rp 1,9 milyar. Rencananya anggaran ini akan dialihkan ke momen lainnya seperti Idul Adha, atau jika ada kenaikan harga sembako yang mencolok. (HK)

Sumber :  Diskominfo Beltim

Tidak ada komentar: