Wagub Babel : Progress KEK Babel Terus Berjalan - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Rabu, Juni 06, 2018

Wagub Babel : Progress KEK Babel Terus Berjalan

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fattah menyampaikan progress Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sedang berjalan di Babel seperti Kawasan Ekonomi Khsusus (KEK) Tanjung Kelayang dan Pengembangan Bandara Internasional Hanandjoeddin, dalam konferensi pers di ruang kerjanya, Selasa (5/6/2018). 

Pemerintah pusat telah menetapkan KEK Tanjung Kelayang berdasarkan peraturan pemerintah no 6 tahun 2016 dan saat ini progres pengembangannya terus dilakukan. Diketahui beberapa investor Nasional dan Internasional sudah mulai pengerjaan tahap I. 

Mantan Sekda Belitung itu membeberkan badan pengelola KEK sudah membebaskan lahan seluas 324,4 hektar dan akan dibangun dalam beberapa tahapan.

"Sekarang kita masih berada tahapan 1 kegiatan pembangunan seluas 35,9 hektar yang dibangun hotel, kantor administrator KEK, hotel yang dibangun itu Sheraton, Sovitel dan pengembangan oleh China Harbour," katanya. 

Lebih lanjut, ia menyebutkan pemerintah provinsi juga melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) mengusulkan untuk membangun dermaga dan lampu penerangan jalan untuk mendukung infrastruktur.

Sedangkan kabupaten Belitung juga turut melakukan pembangunan untuk mendorong percepatan KEK, seperti Pembangunan Tourism Information Center (TIC). 

"Kita bersinergi bersama, Pemprov melakukan apa dan pemkab Belitung juga tidak berdiam melakukan banyak hal,  salah satunya adalah TIC," katanya. 

Ia menyebutkan dalam waktu dekat Kantor administrator KEK akan segera dibangun. Kantor ini nantinya digunakan untuk berbagai informasi pengembangan KEK termasuk investasi KEK. 

"Kantor administrator KEK ini untuk menyampaikan informasi tentang perkembangan KEK, baik investasi yang akan masuk maupun segala macam informasi tentang KEK"

Sedangkan terkait Bandara HAS Hanandjoeddin, ia menyebutkan pemerintah kabupaten sudah membebaskan lahan seluas 27 hektar untuk mengembangkan pembangunan terminal. 

"Pengembangan pembangunan di terminal HAS Hanandjoeddin pemkab sudah membebaskan 27 hektar lahan. Kemudian berkaitan pengembangan terminal kita hanya menyediakan lahan, mengisi apa yang dibangun di areal masih di ranah Kementerian Perhubungan. Tapi saat ini Kemenhub belum memutuskan apakah akan mengelola sendiri atau diserahkan ke pihak lainnya," katanya. 

Ia menyebutkan, saat ini penerbangan internasional masih menggunakan sistem charter flight, dengan harapan kedepan akan ada penerbangan reguler.

"Sekarang dalam tahapan Charter flight belum ada yang reguler. Kita menghadirkan charter ini jadi pemantik wisatawan, sekarang ini kita masih memanfaatkan terminal yang ada dan memang sudah cukup representatif," katanya.

Penulis : Nita
Editor : bgumay

Tidak ada komentar: