Aplikasi "Simpanan Cantik" Pemkab Bangka, Masuk Ajang Top 99 Sinovik - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Senin, Juli 09, 2018

Aplikasi "Simpanan Cantik" Pemkab Bangka, Masuk Ajang Top 99 Sinovik

INRADIOFM.COM, Sungailiat BANGKA - Inovasi kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten Bangka tahun 2018. Simpanan Cantik, yang merupakan kepanjangan dari Sistem Pelayanan Cepat Akurat dan Tepat Medik, yang dimiliki RSUD Depati Bahrin Sungailiat Kabupaten Bangka, menjadi salah satu bentuk aplikasi inovatif original yang belum pernah ada di Indonesia, dan satu-satunya aplikasi berbasis Android yang bermanfaat guna mempercepat pelayanan pengobatan oleh Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) kepada pasiennya.

Uniknya aplikasi ini, dimanapun DPJP berada, dapat memantau kondisi pasiennya 24 jam, dapat memberikan terapi/advice untuk pasiennya kapanpun dan dimanapun DPJP berada. Pemanfaatan aplikasi berbasis android ini, merupakan upaya baru dalam memangkas waktu pelayanan medis kepada masyarakat.

"Inovasi ini sangat luar biasa, modern sesuai zaman dan mengurangi pemakaian manual. Namun, yang terpenting adalah pelayanan yang cepat, efisien dan tepat," ungkap Bupati Bangka H. Tarmizi Saat, usai mendengarkan paparan sekaligus simulasi tentang Inovasi Simpanan Cantik dari Tim RSUD Depati Bahrin, Bappeda dan Bagian Organisasi Setda Bangka di ruang kerjanya, Senin (9/7/2018).

Diuraikan Bupati, inovasi ini merupakan salah satu bentuk pembangunan pelayanan Pemkab Bangka kepada masyarakat, terutama di bidang pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat tidak perlu menunggu lama tentang hasil laboratorium maupun radiologi pasien.

"Kita harapkan ini bisa memberikan kontribusi untuk masyarakat terutama di bidang kesehatan, dan juga upaya kita dalam menekan angka kematian. Selain itu juga untuk meringankan beban ekonomi dan waktu juga," ungkapnya.

Kedepannya, Bupati berharap inovasi pelayanan ini akan semakin meningkatkan kinerja dokter dalam memantau perkembangan kesehatan pasiennya.

Sementara itu, Direktur RSUD Depati Bahrin Sungailiat Kabupaten Bangka, dr. Jasminar mengungkapkan, inovasi Simpanan Cantik ini telah berhasil masuk TOP 99 dalam ajang Sinovik yang diselenggarakan oleh KemenpanRB, dan sekarang Pemkab Bangka berjuang untuk masuk dalam Top 40 besar.

"InsyaAllah Pak Bupati Bangka akan melakukan paparan di KemenpanRB dalam beberapa hari ini, dan ini akan jadi penentuan bagi kita untuk masuk dalam Top 40 Sinovik, semoga berhasil dan mohon do'a restunya dari masyarakat Bangka dan Bangka Belitung," harapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Bappeda Bangka, H. Pan Budi Marwoto. Ia menjelaskan, inovasi ini merupakan karya original Pemkab Bangka dan terkesan unik.

Lahirnya aplikasi Simpanan Cantik, diakuinya dilatarbelakangi beberapa faktor penentunya. Mulai dari Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) yang sudah meninggalkan poliklinik sebelum hasil laboratorium atau radiologi ada, sehingga pasien harus kembali lagi keesokan harinya untuk mendapatkan penjelasan tentang hasil pemeriksaannya tersebut, dan juga untuk mendapatkan obat.

Selain itu, ketika DPJP sedang keluar kota, ia digantikan oleh dokter umum yang tidak berhak menggantikan terapinya. Dampaknya terhadap pelayanan, ketika pasien harus diberikan terapi tambahan atau penggantian terapi, maka hal itu tidak bisa dilakukan.

Ditambahkannya, hal lain yang terjadi yaitu pasien baru tidak bisa dengan segera mendapatkan diagnosa utama, karena DPJP tidak sedang berada di rumah sakit, sehingga proses terapi pasien bisa saja terlambat.

Faktor lainnya, adalah lamanya laporan hasil penunjang seperti, hasil laboratorium atau radiologi yang diterima oleh DPJP, sehingga memungkinkan keterlambatan dalam memberikan terapi pasien di ruang rawat inap.

Selain itu juga, untuk mengaplikasikan Simpanan Cantik ini, pihak RSUD Depati Bahrin Sungailiat melakukan berbagai pendekatan- pendekatan, sehingga inovasi ini dapat berjalan lancar mulai dari pendekatan kelembagaan, membentuk satu persepsi melalui komite Medik, bahwa layanan model baru dengan memanfaatkan android yang terintegrasi dengan SIMRS dalam pelaksanaan proses pelayanan kepada masyarakat, baik yang dirawat jalan maupun rawat inap. Dan juga diberikan penjelasan ke pasien, tentang sistem aplikasi Simpanan Cantik, yang merupakan sistem berbasis android dengan paradigma baru pelayanan publik supaya lebih efektif dan efisien.

"Pihak RSUD Sungailiat terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga semakin prima, baik dalam kualitas maupun kuantitas. Simpanan Cantik RSUD Depati Bahrin Sungailiat, merupakan salah satu solusi untuk semakin mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan," jelasnya.

Dengan lahirnya inovasi Simpanan Cantik RSUD Depati Bahrin Sungailiat tersebut, diharapkan adanya reaplikasi dan keberlanjutan dari sistem seperti ini, dan hal-hal pendukungnya, mulai dari anggaran, sumber daya manusia, pembuatan manual book, revisi tindakan Standar Operasional Prosedur (SOP), komitmen dari DPJP, serta peraturan Bupati Bangka yang mengatur tentang penggunaan aplikasi Simpanan Cantik ini. (HK)

Sumber : Humas Pemkab Bangka

Tidak ada komentar: