Inovasi Simpanan Cantik Yang Dipaparkan Bupati Bangka, Diuji Lima Profesor - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Rabu, Juli 11, 2018

Inovasi Simpanan Cantik Yang Dipaparkan Bupati Bangka, Diuji Lima Profesor

INRADIOFM.COM, JAKARTA - Inovasi Sistem Pelayanan Cepat Akurat dan Tepat Medik (Simpanan Cantik), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin Sungailiat yang telah masuk ajang TOP 99 Sinovik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), diuji langsung oleh lima profesor yang difasilitasi oleh Kemenpan RB untuk dapat masuk dalam Top 40. Kelima orang profesor tersebut yaitu, Prof. Siti Zuhro, Prof Eko Prasojo, Prof Nurjaman Mochtar, Prof. Wawan Sobari, Prof. Teguh Wiedjinarko sekaligus sebagai panelis kehormatan.

Bupati Bangka H Tarmizi Saat, melakukan paparan program Pemkab Bangka terutama Inovasi Simpanan Cantik RSUD Sungailiat tersebut, Rabu (11/7/2018) di Kantor Kemenpan RB Jakarta. Ia memaparkan, Simpanan Cantik merupakan pelayanan bidang kesehatan yang dilakukan oleh RSUD Depati Bahrin Sungailiat Kabupaten Bangka.

"Alhamdullilah telah diuji, dan dites, yang ngetes profesor, dengan penuh penasaran, dan ketertarikan mereka terhadap inovasi yang kita punya ini, hingga waktu yang disediakan melebihi tujuh menit waktu normal yang telah disediakan," ungkap Bupati Bangka, yang ditemui usai pemaparan.


Dikatakannya, prinsip sistem aplikasi ini adalah memangkas waktu pelayanan medis di RSUD Depati Bahrin baik di poliklinik, maupun di rawat inap dengan percepatan order penunjang medis seperti laboratorium dan radiologi, sekaligus pembacaan hasil pemeriksaan pasien, serta pemberian resep obat melalui sistem aplikasi yang ada di smartphone Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP).

Diakuinya, aplikasi ini sangat unik dan belum pernah ada di Indonesia, serta dapat digunakan untuk memantau pasien 24 jam, hanya dengan menghadirkan status pasien di Android para DPJP.

"Caranya sangat mudah, pasien yang datang ke poliklinik sudah diperiksa dokter, namun ketika itu dokter harus meninggalkan poliklinik dikarenakan sesuatu hal yang urgent, maka DPJP bisa mengirim permintaan pemeriksaan penunjang medis melalui Androidnya, dan ketika hasil penunjang medis sudah ada, DPJP bisa langsung membacanya dan bisa menentukan diagnosa, serta membuat resep yang selanjutnya akan terkirim ke ruang farmasi hanya melalui Androidnya. Saat itu juga, pasien bisa langsung mendapatkan obat meskipun tidak harus ketemu dengan dokter lagi," terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pasien yang di ruang rawat inap, pemantauan pasien yang menjadi tanggungjawab DPJP dapat dilakukan selama 24 jam, permintaan dan pembacaan hasil pemeriksaan penunjang medis dan advice, atau tindakan serta obat dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun DPJP itu berada.

Ditambahkannya, inovasi Simpanan Cantik RSUD Depati Bahrin Sungailiat ini merupakan upaya baru yang sangat efektif dalam memangkas waktu pelayanan medis dan dapat menurunkan angka kematian dan mengurangi beban ekonomi juga.

"Masyarakat tidak perlu meninggalkan pekerjaan selama berhari-hari seperti dulu, karena pelayanan di poliklinik selesai dalam dua jam saja, yang dulunya harus dua hari pasien bolak balik ke rumah sakit, karena masih menunggu hasil. Selain itu, juga dapat meringankan beban ekonomi masyarakat," paparnya.

Pemaparan inovasi Simpanan Cantik di Kemenpan RB ini merupakan presentasi hasil Sinovik TOP 99 di Jakarta. Aplikasi ini bisa diterima di seluruh rumah sakit yang ada di Indonesia. Penerapan aplikasi ini tidak memerlukan biaya besar dan tidak memerlukan SDM yang banyak namun memerlukan konektivitas internet yang tidak mahal.

Sementara itu, Direktur RSUD Depati Bahrin Sungailiat berharap aplikasi ini bisa menjadi pionir dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang modern dan ia juga berharap DPJP terus dapat memanfaatkan aplikasi ini sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan oleh Perautran Bupati Bangka.

"Saya harap, aplikasi ini bisa menjadi pionir dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang modern dan para DPJP harus terus mengupdate fitur-fitur yang ada di aplikasi Simpanan Cantik ini di Androidnya, termasuk juga pelayanan pasien melalui SISRUTE Kabupaten Bangka. Ini merupakan salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat," imbuhnya.

Kedepannya, program yang telah digulirkan Pemkab Bangka untuk masyarakat, dapat terus berjalan dan dirasakan oleh masyarakat, seperti Bunaktuslah, Buratuhiri, Semari, Rulahu dan lainnya. (HK)

Sumber : Humas Pemkab Bangka

Tidak ada komentar: