Syahrul dan Dian Jadi Pemenang Bujang Dayang Beltim 2018 - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Minggu, Juli 22, 2018

Syahrul dan Dian Jadi Pemenang Bujang Dayang Beltim 2018


INRADIOFM.COM, Manggar BELTIM – M. Syahrul Cholid (16) dan Dian Nur Anisa (16) terpilih menjadi Bujang dan Dayang Belitung Timur 2018. Penobatan berlangsung pada Acara Grand Final Pemilihan Bujang Dayang Beltim ke 14 di Taman Segitiga Manggar, Sabtu (21/7/2018) malam.

M. Syahrul Cholid mendapat total nilai 19 dan Dian Nur Anisa mendapat total nilai 18 karena dianggap cukup baik dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh dewan juri saat mereka masuk dalam 5 besar finalis. Sebelumnya penilaian untuk 10 finalis yang masuk 5 besar dilakukan saat pembekalan masa karantina.

Dian mengaku tidak menyangka jika dirinya akan menjadi Dayang Beltim. Sejak gagal di Pemilihan Bujang Dayang tahun 2017 lalu, siswi kelas 12 IPA SMA Negeri 1 Gantung ini pun mempersiapkan diri selama satu tahun belakangan.

"Alhamdulillah, akhirnya saya dapat meraih impian saya untuk menjadi Dayang Beltim. Tahun lalu saya pernah ikut dan gagal, jadi persiapannya satu tahun untuk kembali ke kompetisi ini," ungkap Dian.

Selaku duta wisata, Putri dari pasangan Selani dan Leni Fitriani ini akan memberdayakan kaula muda untuk 'mengamen' dengan atraksi budaya di objek-objek wisata yang ada di Kabupaten Beltim. Tujuannya agar wisatawan lebih tertarik dengan budaya yang ada di Beltim.

"Saya juga ingin merubah paradigma sebagian orang bahwa dengan pariwisata akan lebih banyak efek positif dan pemasukan yang dihasilkan dibanding hanya mengandalkan tambang atau merusak alam," katanya.

Senada dengan Dian, Syahrul juga tak menyangka jika ia bisa terpilih menjadi Bujang Beltim. Namun putra pasangan Firtarista dan Ning Setyawati itu optimis usaha dan keyakinannya akan berbuah hasil.

"Awalnya memang penuh perjuangan. Kita berusaha untuk memajukan wisata yang ada di Beltim ini dan percaya saja usaha tidak akan mengkhianati hasil," ucap Syahrul.

Siswa SMA Negeri 1 Manggar menyatakan jika ia sudah mempunyai program kerja sendiri sebagai duta wisata. Salah satunya programnya menata kembali objek wisata yang sudah ada.

"Saya tidak akan terlalu banyak mengumbar janji untuk tahun ini, tapi insyallah jika kita bisa menyelesaikan tahun kemarin. Mungkin ada sedikit program yang baru dengan menyegarkan objek wisata. Misalnya Pantai Lalang, bisa kita bersihkan atau menambah fasiltas di objek wisata tersebut," ujar Syahrul.

Bujang Dayang Akan Dilatih Rasa Percaya Diri

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Beltim, Evi Nardi mengatakan Bujang dan Dayang Beltim akan diberikan tugas untuk menjadi pemandu wisata di Objek Wisata Unik Ngenjungak (OWUN) setiap Sabtu dan Minggu. Tujuannya untuk melatih rasa percaya diri, menambah wawasan dan komunikasi.

Bujang Dayang akan diberikan uang saku tiap bulan selama satu tahun. Untuk itu kami mohon dukungan orang tua pemenang bagi pelaksanaan tugas mereka," katanya.


Evi mengungkapkan setelah terlaksananya even Bujang Dayang 2018 maka seluruh finalis secara otomatis menjadi anggota komunitas duta wisata Beltim atau East Belitung Ambasador Community (EBAcom)."

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan terus meningkatkan kualitas SDM generasi muda di Kabupaten Beltim. Kami sangat mengharapkan kerjasama dari seluruh OPD, kecamatan, desa, pelaku wisata dan pihak swasata untuk dapat melibatkan EBAcom," pintanya.

Bujang Dayang Bukan Sekedar Patung Penyambut Tamu

Bupati Beltim, Yuslih Ihza menekankan ajang Bujang dan Dayang Beltim diharapkan bukan hanya sekedar untuk mencari 'patung penyambut tamu'. Namun lebih dari itu dapat menghasilkan bujang dayang berprestasi dan berkontribusi penuh bagi kemajuan wisata di Kabupaten Beltim.

"Ajang pemilihan duta wisata ini bukan hanya sekedar even tahunan semata, tetapi para finalis dan yang terpilih dapat tugas baru yakni mempromosikan potensi destinasi dan produk wisata di Kabupaten Beltim," ungkapnya.

Yuslih juga ingin agar para finalis dapat menjalin komunikasi, dan menjaga hubungan baik dengan pemangku kepentingan. Selain itu turut aktif dalam meningkatkan pemahanan konsep Sadar Wisata dan Sapta Pesona kepada masyarakat.

"Bantu pemerintah mensosialisasikan kepada masyarakat tentang geopark, serta lima geosite yang ada di Kabupaten Beltim, serta ajak untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan," ujarnya.

Kepada Bujang dan Dayang Beltim terpilih, Yuslih mengingatkan untuk dapat mempersiapkan diri untuk ajang Pemilihan Duta Wisata Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung. Untuk finalis lainnya, ia menghimbau agar tidak berkecil hati dan siap mencoba di tahun-tahun selanjutnya.

"Kepada pemenang saya ucapkan selamat bertugas. Berikan yang terbaik untuk mewakili Kabupaten Beltim di ajang yang lebih tinggi," ucap Yuslih. (HK)

Sumber: Fauzi Akbar (Pranata Humas Diskominfo Beltim).

Tidak ada komentar: