Daya Tahan Ekonomi Provinsi Bangka Belitung Masih Kuat - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Jumat, Agustus 10, 2018

Daya Tahan Ekonomi Provinsi Bangka Belitung Masih Kuat

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG - Realisasi pertumbuhan ekonomi pada Triwulan II 2018 mengindikasikan bahwa geliat ekonomi di Bangka Belitung masih cukup kuat, yaitu tumbuh sebesar 4,51% (yoy), atau membaik dibandingkan triwulan sebelumnya (2,46%, yoy).

Namun demikian, pertumbuhan ekonomi Babel masih lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi Nasional sebesar 5,27% (yoy) dan pertumbuhan ekonomi Sumatera sebesar 4,65% (yoy).

Dari sisi sektoral, percepatan pertumbuhan terutama terjadi pada Sektor Pertanian (8,71%, yoy), Sektor Industri Pengolahan (3,13%, yoy), Sektor Konstruksi (6,21%, yoy), dan Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib, (9,89%, yoy). Hal ini mengindikasikan masih kuatnya pertumbuhan ekonomi Babel yang didukung oleh kinerja sektor utama.

Peningkatan kinerja Sektor Pertanian disebabkan oleh pertumbuhan pada sub sektor perkebunan sebesar 9,19% (yoy), sub sektor peternakan sebesar 8,79% (yoy), dan sub sektor perikanan sebesar 12,83% (yoy). Sementara pertumbuhan sektor industri pengolahan disebabkan oleh industri makanan dan minuman yang mengalami peningkatan sebesar 13,97% (yoy) disebabkan oleh peningkatan pengolahan minyak kelapa sawit (CPO) dan permintaan makanan/minuman olahan untuk memenuhi kebutuhan selama libur lebaran/Idul Fitri dan beberapa event internasional (Sungailiat Triathlon dan MXGP).

Sektor Konstruksi mengalami peningkatan seiring dengan maraknya pembangunan perumahan bersubsidi di Babel.

Kemudian, Sektor Pertambangan dan Penggalian, yang juga merupakan sektor penopang PDRB Prov Babel tumbuh sebesar 4,37% (QtoQ) dibandingkan periode Triwulan I 2018, setelah terdapat penyesuaian ketentuan ekspor timah. Namun, pertumbuhan sektor pertambangan dan penggalian pada Triwulan II 2018 tidak setinggi peningkatan kinerja sektor dimaksud pada periode yang sama tahun lalu, disebabkan oleh relatif terjaga harga timah secara global dan cuaca yang kurang mendukung kinerja kapal isap produksi. Disamping itu, bulan puasa dan libur lebaran yang cukup panjang menyebabkan produksi barang tambang dan galian menurun, ditengah adanya penurunan lifting migas yang cukup signifikan. Sehingga, Sektor Pertambangan mengalami penurunan sebesar 3,67% (yoy) pada Triwulan II 2018.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan komponen ekonomi pada Triwulan II 2018 memberikan optimisme ketahanan ekonomi Bangka Belitung. Perbaikan Ekspor Luar Negeri seiring dengan adanya peningkatan kinerja ekspor pada komoditas ikan, karet dan logam timah menjadi pendorong utama perbaikan ekonomi (meningkat sebesar 8,70%, yoy).

Selain itu, komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga juga meningkat signifikan sebesar 5,88% (yoy) disebabkan oleh peningkatan konsumsi pada hari besar keagamaan yang ditopang oleh pemberian gaji dan tunjangan hari raya. Jumat (10/08/2018 ). ( Erwin ).

Sumber : BI Perwakilan Bangka Belitung

Tidak ada komentar: