Konten Siaran Menjadi Perhatian Serius KPID Jelang Pileg dan Pilpres 2019 - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Senin, Agustus 27, 2018

Konten Siaran Menjadi Perhatian Serius KPID Jelang Pileg dan Pilpres 2019

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG - Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia S.Rahmat M.Arifin memberikan masukan serta arahan kepada anggota Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang baru dilantik untuk dapat meningkatkan fungsi pengawasan lembaga negara independen menjelang masuknya tahun politik pada tahun 2019 mendatang.

Disampaikan S.Rahmat M.Arifin  bahwa berdasarkan pasal 8 Undang - Undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002, KPID memiliki peranan yang dominan diantaranya ada dua hal, yaitu pertama pengawasan isi siaran dan kedua membantu pengaturan infrastruktur siaran terkait dengan perizinan

" Diantara dua fungsi utama ini, saya meminta kepada teman teman KPID Babel untuk lebih fokus pada pengawasan isi siaran," jelasnya saat ditemui awak media sesaat setelah usai acara pelantikan yang berlangsung di Aula Pertemuan Tanjung Pesona, Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin ( 27/08/2018 ),

Kita ketahui bersama pada tahun 2019 Indonesia akan melaksanakan event nasional yang besar yaitu berkaitan dengan pelaksanaan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden di seluruh wilayah Indonesia secara serentak.

Dalam event seperti itu anggota KPID Babel harus menjaga informasi yang bertebaran dalam dunia penyiaran terutama dunia pertelevisian dan radio yang baik dan benar agar informasi yang didapat masyarakat layak dikonsumsi publik secara luas. walaupun seandainya terjadinya riak - riak kecil permasalah di tengah masyarakat atau dinamika sosial yang timbul karena panasnya situasi politik, KPID harus dapat menjaga semua itu agar suasana dapat menjadi sejuk dan kondusif serta kestabilitas sosial didalam lingkungan masyarakat dapat terjaga dengan baik.

" Saya berharap pada dua event besar tersebut KPID Babel harus dapat menjaga situasi kondisi kondusif yang ada di daerah," harap S.Rahmat M.Arifin, Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia. ( Erwin ).

Tidak ada komentar: