BPKP Babel Mulai Audit Kinerja Sektor Pariwisata - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Kamis, September 13, 2018

BPKP Babel Mulai Audit Kinerja Sektor Pariwisata

INRADIOFM.COM, PANGKALPINANG - Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  Bangka Belitung (Babel), mulai membidik sektor pariwisata untuk dilakukan audit kinerja, namun untuk saat ini baru empat pemerintahan daerah yang dilakukan audit kinerja pada sektor pariwisata.

Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bangka Belitung, Arif Agus mengharapkan, BPK dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan melalui pemeriksaan yang bermanfaat, oleh karenanya digelarlah Focus Group Discussion (FGD) pemeriksaan pendahuluan kinerja pembangunan sektor pariwisata.

"Dalam rangka persiapan pemeriksaan pengembangan pariwisata, kami undang provinsi kabupaten/kota dan BPS untuk memaparkan potensi pariwisata yang ada, dan menjadi gambaran masukan bagi kami dalam melakukan audit," kata Arif, usai pembukaan FGD, Rabu (12/9/2018).

Pemeriksaan kinerja sektor pariwisata ini, masih dalam tahap perencanaan, BPK belum melakukan pemeriksaan dan ingin mendapatkan masukan, gambaran dan proses bisnis bidang pariwisata, termasuk bagaimana perencanaannya dan pengembangannya.

"Kami akan melakukan tela'ah, untuk pemeriksaan. Ini salah satu program pemeriksaan di bidang pariwisata, ingin mendorong pemerintah di provinsi ini bagaimana mengelola sektor pariwisata lebih baik, ini jenisnya audit kinerja bukan kepatuhan keuangan, lebih berorientasi pada kinerja lebih baik," tandasnya.

Ia menyebutkan, ada beberapa kabupaten yang akan dilakukan pemeriksaan kinerja sektor pariwisata, yakni Pemprov Babel, Kabupaten Bateng, Kabupaten Belitung dan Kabupaten Bangka.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah mengatakan, setiap program apapun memang harus diawasi, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan sesuai aturan.

"Bagi saya, setiap gerak program kegiatan apapun, baik pariwisata kelautan perikanan memang harus diiringi pengawasan, sehingga program yang disusun bisa berlangsung sesuai kaidah dalam penyelenggaraan pemerintah, bagaimana sisi perencanaan, penyelenggara semua itu ada di BPK," kata dia.

Pemerintah daerah, katanya akan selalu bekerjasama dengan BPK dalam sinkronisasikan program, perencanaan dan kegiatan, agar sesuai dengan aturan, dan akan memberikan informasi, masukan, serta hal-hal berkaitan dengan pemeriksaan kinerja kepada BPK.

"Babel saat ini memang sedang menggiatkan sektor pariwisata untuk dikembangkan dan menjadi sumber ekonomi masyarakat, pariwisata ini ada dalam tataran pemerintah daerah oleh karena itu diperlukan kerjasama dan sinkronisasi sinergitas agar dapat berjalan dengan baik," sebutnya.

Babel, kata Wagub, sudah ditetapkan sebagai KEK di Tanjung Kelayang, dan dua KEK lagi di pulau Bangka, juga dalam tahap finalisasi keputusan penetapan KEK oleh kementerian. (Nita_HK)

Tidak ada komentar: