Posisi Stategis Babel Tanpa Pengawasan Dapat Menjadi Pintu Masuk Penyakit Masyarakat - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Selasa, Oktober 30, 2018

Posisi Stategis Babel Tanpa Pengawasan Dapat Menjadi Pintu Masuk Penyakit Masyarakat

BANGKA TENGAH, INRADIOFM.COM - Dirjen Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan  Kelas IV Pangkalbalam melaksanakan kegiatan  Sosialisasi Narkoba, Infeksi Menular Seksual, dan Pencegahan/Pengendalian Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular di Hotel Santika, Senin (29/10/2018).

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  KA Tajuddin dalam sambutannya menyampaikan sosialiasi ini merupakan bagian dari  wujud nyata pengabdian kita kepada bangsa dan negara

" Sosialisasi ini penting dikarenakan persoalan narkoba dan penyakit sosial masyarakat ini sudah sangat memprihatinkan bagi kita semua, akan tetapi persoalan ini harus mampu kita cegah sedini mungkin," jelasnya.

Langkah - langkah strategis dalam penanganan ini sangat penting dalam meminimalkan berkembangnya penyakit masyarakat, sekecil - kecilnya meminimalkan potensi terutama dalam lingkungan keluarga kita sendiri dengan melakukan pengawasan secara terus menerus.

" kata kunci yang paling dapat mencegah adalah keluarga," kata Tajuddin.

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu provinsi yang strategis dengan wilayah yang luas dengan jumlah penduduk terbatas, akses mudah terjangkau dengan posisi strategis berada di tengah dengan di apit dua lautan sehingga memudahkan banyaknya pelabuhan illegal yang sulit untuk dilakukan pengawasan yang maksimal.

" Sarana prasarana terbatas, pengawasan terbatas, sehingga terbuka peluang peredaran narkoba, dan tentunya ini menjadi pekerjaan kita semua pihak, terutama masyarakat, " katanya.

Pelabuhan sebagai pintu masuk di Bangka Belitung dengan belum adanya alat pendeteksi ( x tray ) dapat menjadi sumber pintu masuk,  kemungkinan masuknya narkoba melalui pelabuhan tidak ada x tray sangat mungkin terjadi, karenanya diharapkan dapat membangun sebuah kesadaran bersama yang terus menerus di tengah masyarakat agar dapat peduli terhadap hal tersebut, ketika terjadi kita akan kehilangan generasi bangsa dan itu merupakan sasarannya. ( erwin).

Tidak ada komentar: