8 Kepala OPD Pemkab Beltim Ikut Uji Kesesuaian - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Kamis, Desember 06, 2018

8 Kepala OPD Pemkab Beltim Ikut Uji Kesesuaian

Manggar, Beltim, INRADIOFM.COM – Sebelum pelaksanaan mutasi akhir tahun mendatang, 8 orang jabatan pimpinan tinggi atau esselon II di lingkup Pemkab Belitung Timur (Beltim), mengikuti Uji Kesesuaian atau job fit. Ke delapan pimpinan OPD tersebut dievaluasi kinerja, pemetaan kompetensi, dan kesesuaian kualifikasi jabatannya.

Jika dianggap masih layak dan sesuai, yang bersangkutan akan tetap dipertahankan atau menduduki jabatan lama. Jika tidak, akan dimutasi ke jabatan lain yang lebih tepat atau bahkan tidak diberikan jabatan.

Sekretaris Panitia Seleksi Job Fit, Tri Rahardianto mengemukakan pelaksanaan job fit akan dilakukan selama dua hari, dari Rabu (5/12/2018) hingga Kamis (6/12/2018). Peserta diminta untuk mengerjakan soal-soal simulasi yang diberikan, namun hasil akhirnya bukan merupakan angka, artinya tidak yang lulus atau tidak lulus.

"Ini lebih ke simulasi atau penelusuran. Tidak perlu belajar mengikuti job fit, yang penting harus konsentrasi saja," jelas Tri.

Tri menambahkan ada empat indikator penulusuran yang dilakukan. Penulusuran tersebut terdiri dari 23 dimensi, namun hanya 13 yang dibutuhkan di Kabupaten Beltim.

"Sesuai dengan PP Nomor 46 Tahun 2011 dan PermenPAN-RB Nomor 38 athun 2017, setidaknya ada 5 dimensi kompetensi yang wajib, seperti kepemimpinan, manajerial, pengorganisasian, perencanaan dan evaluasi. Kalau ada yang lemah di situ maka kita minta ada peningkatan yang bersangkutan harus didiklatkan dan lain-lain," terang Tri.

Dosen Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) itu menyatakan ada tiga rekomendasi yang akan dihasilkan dari tes tersebut. Rekomendasi itu nantinya akan diberikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atau Bupati.

"Nah dari hasil rekomendasi itu PPK bisa mengambil keputusan, apa yang akan dilakukan. Pertama, yang bersangkutan layak dan sesuai pada jabatan sekarang. Kedua, yang bersangkutan harus dirotasi ke JPT lainnya, dan yang terakhir, tidak diberikan jabatan dan harus ikut," kata Tri.

Tidak Ikut Job Fit Belum Tidak Dimutasi

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Beltim, Yuspian menekankan pelaksanaan job fit tidak bisa terpisahkan dari proses seleksi jabatan dan job fit yang dilakukan sebelumnya. Manajemen Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) sudah dipandu dan dipantau langsung Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Ditekankannya sebelum melakukan job fit, BKPSDM harus mengusulkan dan meminta persetujuan dari KASN. Barulah setelah diberikan izin bisa dilakukan job fit.

"Yang kami usulkan 8 orang, yang disetujui semuanya. Kenapa cuman 8 orang saja, karena kan yang lain (pimpinan OPD) sudah pernah mengikuti seleksi atau job fit. Jadi dak perlu lagi," ungkap Yuspian.

Menurutnya yang bisa mengikuti evaluasi kesesuaian jabatan adalah pejabat yang sudah minimal dua tahun berada dalam jabatan. Sedangkan yang sudah 5 tahun, wajib dievaluasi.

"Namun tidak menutup kemungkinan yang belum dua tahun bisa, kalau ada penurunan kinerja atau kesalahan fatal bisa saja langsung dievaluasi. Kita kan yang sudah dilantik, sudah ada kontrak kinerja dengan pimpinan daerah," kata Yuspian.

Ditambahkannya pada saat melakukan penempatan atau mutasi nantinya, bukan hanya dilakukan pada 8 JPT yang ikut job fit. Pejabat yang tidak ikut job fit saat ini pun bisa saja dimutasi.

"Contohnya saja Kepala Dinas Kominfo Pak Toyo. Beliau sudah pernah kan ikut asessmen, hasilnya masih ada, terekam. Hasilnya berlaku selama dua tahun, termasuk yang pernah ikut lelang atau job fit lainnya," jelas Yuspian. (@2!).

Sumber : Diskominfo Beltim
*HK  

Tidak ada komentar: