Unpad Siap Bantu Atasi Permasalahan Petani Lada di Kabupaten Beltim - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru >>>

Rabu, Desember 05, 2018

Unpad Siap Bantu Atasi Permasalahan Petani Lada di Kabupaten Beltim

Manggar, Beltim, INRADIOFM.COM Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, menyatakan siap membantu segala permasalahan yang dihadapi oleh para petani lada di Kabupaten Belitung Timur. Termasuk di dalamnya, memetakan potensi keunggulan, solusi masalah penyakit, standarisasi produk, hingga menjaga kestabilan harga di pasaran.

Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian Masyarakat, Kerjasama dan Korporasi Akademik Universitas Padjajaran (Unpad), Dr. Keri Lestari Dandan, menekankan kesepahaman tentang revitalisasi produk lada perlu dilakukan, sebelum menentukan langkah-langkah apa yang akan diambil. Para peneliti dari kampusnya akan turun terlebih dahulu untuk melihat potensi, dan permasalahan yang dihadapi petani di lapangan.

Pernyataan itu dilontarkannya seusai menjawab permintaan Bupati Beltim, Yuslih Ihza, agar Unpad dapat membantu penyelesaian masalah di bidang pertanian lada yang tengah dihadapi oleh petani di Kabupaten Beltim. Bupati merasa prihatin dengan ketidakstabilan harga di tingkat petani lada saat ini.

Sebelumnya, Pemkab Beltim dan Unpad sepakat untuk saling bekerjasama dalam rangka pengembangan sektor pariwisata, pertanian, perikanan dan peningkatan SDM di Kabupaten Beltim. Awal kerjasama tersebut, ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman antara Bupati Beltim, Yuslih Ihza dengan Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad di ruang pertemuan rektorat Unpad, Senin (3/12/2018).

"Rencananya dari UNPAD kita akan lihat dulu, potensinya bagaimana dan permasalahannya seperti apa. Intinya produk lada asal Kabupaten Beltim akan kita 'dampingi' supaya sesuai dengan standar kualitas ekspor global, pasar Indonesia tercapai, pasar luar negeri juga akan kita pegang," ujar Keri.

Keri yang didampingi Direktur Kerjasama dan Korporasi Akademik, Prof. Budi Setiabudiawan, berencana akan mengundang berbagai pemangku kepentingan untuk membahas segala masalah yang dihadapi petani lada.

"Kerjasama kita bukan hanya antara Unpad dengan Pemerintah Belitung Timur saja, tetapi kita akan mengundang stakeholder lain dengan prinsip kerjasama pentahelix. Disitu ada bisnis, akan kita ajak juga kementerian terkait yang punya perhatian terhadap pengembangan sumber daya alam dan pemegang aturan lainnya," ungkap Keri.

Menurutnya, harga lada yang sering turun naik di pasaran  lantaran belum ada standarisasi produk. Jika produk sudah terstandard, lalu dipertemukan dengan pasar yang ada, maka tata niaga lada akan menjadi lebih baik.

"Kenapa harga tidak stabil karena produknya tidak terstandard. Makanya nanti itu yang akan kita risetkan dulu," terangnya.

Pengembangan SDM Harus Jadi Fokus

Di satu sisi, Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad menyarankan agar Kabupaten Belitung Timur tetap mengutamakan pembangunan pada proses pengembangan SDM lokal. Karena selama ini banyak daerah yang punya potensi alam, namun mayoritas yang menikmati adalah masyarakat dari pendatang.
Penyebabnya adalah ketidaksiapan kemampuan SDM lokal. Sehingga begitu daerah maju dan ada investasi masuk, SDM yang ada hanya jadi penonton karena kalah bersaing dengan pendatang.

"Kunci kuatnya adalah pengembangan masyarakatnya. Jangan sampai Belitung punya sumber daya tapi yang menikmati orang lain, itulah dasar penguatan SDM," kata Tri kepada Diskominfo Beltim.

Tri yang sudah dua kali berkunjung ke Pulau Belitung itu mengatakan potensi sumber daya yang dimiliki oleh Kabupaten Beltim luar biasa. Untuk itu ia berharap dengan adanya MoU akan memiliki dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Beltim.

"Tentunya kerjasama ini harus bisa memperoleh kemaslahatan. Ada bukti nyata dalam tiga – empat tahun ke depan indeks pembangunan manusia atapun pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Beltim meningkat," harap Tri.

Tri pun memuji langkah Kabupaten Beltim yang juga memfokuskan pembangunan pariwisata melalui pengembangan geopark. Menurutnya, Geopark sangat cocok karena selain punya potensi pariwisata, geopark juga berkomitmen untuk menjaga lingkungan dan pemberdayaan SDM lokal.

"Saya tadi berbicara dengan Pak Bupati, bagaimana menjaga lingkungan, pemerataan pembangunan dan jangan sampai terjadi urbanisasi kota. Makanya saya juga senang mendengar salah satu lini yang akan didorong di sana adalah pengembangan geopark, kami punya pengalaman kuat di geopark," ungkap Tri. @2!

Sumber : Diskominfo Beltim
*HK

Tidak ada komentar: