Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

PANGKALPINANG, INRADIOFM.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menemukan ada 204 penderita baru HIV/AIDS sepanjang tahun 2018 dan mayoritas adalah laki - laki.

"Secara keseluruhan sejak 2002 hingga 2018 tercatat ada sebanyak 1893 penderita HIV/AIDS di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," kata Leli Pengelola Program HIV Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Sayangnya kesadaran berobat penderita baru HIV, sangatlah minim. Data tahun 2018 dari total 204 penderita baru yang positif HIV yang menjalani pengobatan hanya 93 orang," jelas Leli.

Saat ditanya apa penyebab utama atas minimnya kesadaran para ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) dalam berobat. Ia mengatakan dikarnakan merasa tetap sehat dan cukup mahalnya melaksanakan test HIV secara menyeluruh.

"Kebanyakan mereka, ketika tahu positif dan karena merasa masih sehat, jadi tidak datang lagi," ungkap Leli saat di wawancari oleh tim Cerudik In Radio, senin malam(4/02/2019)

"Mereka keberatan, ada juga karena kurang mampu karena sebelum rutin minum obat harus ada pemeriksaan darah lengkap, terkendala biaya yang seperti itu," jelasnya.

Leli juga mengimbau para penderita HIV selalu rutin mengonsumsi anti retrovirat (ARV). Obat ini memang tidak menyembuhkan sepenuhnya, namun mampu menekan perkembangan virus sehingga pasien menjadi baik. 

"Untuk layanan kesehatan dan pengobatan, bisa datang kepuskesmas terdekat, seluruh rumah sakit umum daerah dan rumah sakit swasta yang telah bekerjasama seperti RSBT dan Bhakti Wara," pesan Leli mengakhiri. (AB)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]