Festival Harmoni Imlek Simbol Toleransi Umat Beragama di Bangka Belitung - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru

Live Streaming

Selasa, Februari 05, 2019

Festival Harmoni Imlek Simbol Toleransi Umat Beragama di Bangka Belitung


Sungailiat,BANGKA, INRADIOFM.COMGubernur Kepulauan Bangka Belitung H. Erzaldi Rosman diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Yanuar, menghadiri rangkaian acara peringatan hari besar keagamaan umat Konghucu dalam 'Festival Harmoni IMLEK 2570', yang berlangsung di Kelenteng Amal Bakhti, Jalan Laut Sungailiat, Senin (4/2/2019) malam.

Festival Harmoni IMLEK merupakan bagian dari corak ragam tradisi budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Bangka Belitung yang melambangkan toleransi umat beragama dan saling menghargai satu sama lain di tengah perbedaan masyarakat yang majemuk sehinggga kerukunan umat serta keharmonisan kehidupan tetap terjaga dan terpelihara dengan baik.

Dalam sambutannya, Yanuar menyampaikan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki adat budaya yang beraneka ragam di tengah kemajemukan masyarakat, namun dalam rangkaian menjalankan kegiatan keagamaan, masyarakat pribumi dan non pribumi saling menyatu dalam bingkai  kebersamaan dan saling menghormati atas keragaman tersebut.

"Apabila masyarakat non pribumi merayakan perayaan, seperti halnya perayaan imlek malam ini, masyarakat pribumi juga ikut merayakan, begitu pula sebaliknya, Walaupun dengan budaya berbeda - beda, Bangka Belitung tetap NKRI," katanya.

Selaini itu, dirinya mengatakan kegiatan budaya agama ini sendiri merupakan satu diantara unggulan kegiatan budaya pariwisata Pemerintah Provinsi untuk menjadikan Bangka Belitung sebagai daerah destinasi wisata baik tingkat lokal, nasional, maupun internasional dengan pengemasan acara yang lebih utama dalam rangka melestarikan budaya nilai tradisi kebudayaan lokal.

"Festival Imlek ini dapat ditingkatkan dari level lokal menjadi nasional, bahkan Internasional, dengan mempromosikan secara global, dengan menjadikan agenda rutin dalam menarik wisatawan, serta dapat memberikan efek samping perekonomian masyarakat secara luas," harap Yanuar. (erwin)

Tidak ada komentar: