KPID Babel : Ajak Media Elektronik Jaga Independensi dan Netralitas Jelang Pemilu 2019 - INRADIOFM.COM

Berita Terbaru

Live Streaming

Selasa, Februari 12, 2019

KPID Babel : Ajak Media Elektronik Jaga Independensi dan Netralitas Jelang Pemilu 2019


PANGKALPINANG, INRADIOFM.COMJelang pelaksanaan ' Pesta Demokrasi ' Indonesia, yaitu pemilihan anggota legislatif tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten / Kota, DPD RI dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019, media elektronik (Televisi dan Radio) diwajibkan menjunjung tinggi nilai independensi dan netralitas didalam konten penyiaran maupun periklanan.

Hal ini diutarakan Sarli Sunarya,Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  Bidang Pengawasan Isi Siaran saat melakukan Talkshow di Lembaga Penyiaran Publik Lokal Inradio, Kamis (7/2/2019).

Selama masa kampanye, konten pemberitaannya harus berimbang, wajib menjaga suasana kondusivitas masyarakat, serta seorang penyiar saat melaksanakan tugas penyiaran tidak mempengaruhi pemilih atau memihak pada satu calon.

" Terkait iklan kampanye, di dalam memaparkan visi misi setiap caleg maupun capres dalam penayangan di
televisi, maksimal dapat dilakukan
sebanyak 10 spot perhari dengan durasi 30 detik, sedangkan untuk  radio sebanyak 10 spot durasi 60 detik / hari," terangnya.

Selain itu, untuk memantau kebenaran informasi, KPID berdasarkan Undang  - Undang No.32 Pasal 8 mempunyai kewajiban menjamin masyarakat mendapatkan informasi yang layak dan benar sesuai Hak Asasi Manusia dan itu merupakan tugas pokok dan fungsi KPID dalam menjaga dan mengawasi konten siaran selain pengelolaan struktur dan sistem penyiaran, memberikan rekomendasi dan memastikan kelayakan alat penyiaran.

" Media televisi dan radio saat memberitahukan atau menyampaikan sebuah informasi kepada publik harus secara utuh tidak membangun opini penonton dan pendengar," terang Sarli  Sunarya.

Lebih lanjut, Dirinya sampaikan dalam proses perizinan ada tiga lembaga yang menjadi parameter, meliputi  : Kominfo Provinsi, lokal monitor, serta Komisi Penyiaran Indonesia Daerah. Kominfo terkait pemberkasan, lokmon terkait spectrum siaran, serta KPID konten isi siarannya. ( erwin  ).

Tidak ada komentar: