Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

Jakarta, INRADIOFM.COM - Untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Pemerintah Kabupaten Beltim melakukan kerjasama dengan Universitas Terbuka (UT) melalui kesepakatan bersama (MoU) yang ditandatangani Bupati Beltim Yuslih Ihza dan Rektor UT Prof. Ojat Dajarot, M.Bus.,Ph.D.

Bupati Beltim Yuslih Ihza mengatakan kesepakatan yang dilaksanakan di Universitas Terbuka Convention Center, Tangerang, Senin (25/2/2019) ini, bertujuan untuk mewujudkan peningkatan aspek pendidikan, pelatihan, penelitian dan pengembangan aparatur pemerintah serta pembangunan daerah dengan pengembangan pola kemitraan di Beltim.

"MoU ini merupakan kerja sama pendidikan untuk meningkatkan kualitas SDM terutama yang berminat mengikuti pendidikan tinggi yang pada akhirnya meningkatkan intelektualitas SDM di Beltim," kata Yuslih.

Dikatakan Yuslih, adanya kerjasama ini juga dapat memberi peluang bagi masyarakat Beltim untuk mengikuti program beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu.

"Diharapkan dapat memberi kesempatan bagi masyarakat Beltim untuk mendapatkan beasiswa dari UT karena kerjasama ini adalah untuk menunjang keberhasilan peningkatan penyelenggaraan pembangunan dan pemerintahan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Beltim," jelas Yuslih dalam sambutannya dihadapan ratusan peserta undangan.

Sementara itu, Rektor UT Prof.Ojat Dajarot mengatakan kerjasama dengan Pemkab Beltim dilakukan sebagai pemerataan akses pendidikan seluruh warga masyarakat untuk meningkatkan SDM.

"MoU ini untuk pemerataan akses pendidikan dan menciptakan hubungan yang sinergis dan saling berkontribusi guna meningkatkan kompetensi dan kualifikasi yang pada akhirnya meningkatkan kualitas SDM,"kata Prof.Ojat.

Disisi lain, Prof Ojat mengungkapkan ada berbagai kendala yang dihadapi mahasiswa, salah satunya terbatasnya jaringan internet yang tersedia hingga ke pelosok. Pihaknya selalu berupaya mengedukasi agar mahasiswa menjadi pribadi yang tangguh mengikuti setiap tahapan yang diberikan pihak kampus.

"Kendalanya yakni pemanfaatan internet, akses didaerah yang sangat terbatas jaringannya. Kami selalu berupaya mengedukasi supaya mereka menjadi pembelajar yang tangguh dengan memberikan workshop dan berbagai program lainnya," jelas Prof Ojat.

Prof. Ojat berpesan agar para mahasiswa UT dapat mengikuti proses belajar dengan sungguh-sungguh dan berkomitmen menyelesaikan pendidikannya.

"Momok di masyarakat, masuk UT mudah tapi susah keluarnya. Solusinya adalah komitmen membaca dan memahami modul UT yang disiapkan dan memanfaatkan layanan bantuan belajar, mengikuti workshop dan klinik pembelajaran lainnya karena soal ujian UT semuanya dari modul," papar Prof.Ojat.

Sesudah melakukan MoU, Bupati Beltim dan rombongan diajak meninjau gedung pusat pengelolaan bahan ajar UT, pusat multimedia dan LPPM UT. (ver_HK)

Sumber: Diskominfo Beltim

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]