Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

PANGKALPINANG, INRADIOFM.COM - Kota Pangkalpinang sebagai pintu gerbang masuknya para wisatawan yang hendak berlibur di Pulau Bangka, saat ini cukup merasakan dampak naiknya harga tiket pesawat dalam beberapa waktu belakangan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Anggo Rudi mengatakan, mahalnya harga tiket pesawat dari kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, atau bahkan Palembang menuju ke Pangkalpinang, berdampak pada menurunnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berwisata di pulau timah ini.

"Naiknya harga tiket dari Jakarta ke Pangkalpinang, dari Palembang bahkan dari Bandung ke Pangkalpinang, jelas sangat - sangat berpengaruh ya, terhadap animo wisatawan baik nusantara dan mancanegara berkunjung kesini," ungkapnya.

Ia menambahkan, hal itu berdampak kepada hunian hotel yang semakin sedikit, karena para wisatawan masih terbentur harga tiket pesawat yang masih mahal tersebut.

Ia mencontohkan, ketika momen tahun baru China (Imlek) beberapa waktu lalu, terlihat dari jumlah warga kota Pangkalpinang yang kembali ke kampung halamannya (Pangkalpinang), jauh lebih sedikit dari tahun sebelumnya.

"Biasanya penerbangan pesawat ada yang sampai jam 12 malam masih ada, tapi tahun ini kelihatannya tidak ada," terangnya.

Mensiasati persoalan tersebut, Anggo menjelaskan akan mengedepankan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, sehingga dunia kepariwisataan di Pangkalpinang dapat secepat mungkin untuk bergairah kembali.

"Yang jelas kami bicara intens dengan DPRD, baik Kota maupun Provinsi. Kami terus berkordinasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi, bagaimana caranya untuk tiket pesawat ini bisa turun. Itu terus kami lakukan dan kami upayakan," terangnya lagi.

"Pangkalpinang ini daerah penampung. Sementara event - event dan objek wisata itu bisa terjadi di Toboali, di Sungailiat seperti Triathlon dan event wisata yang lain. Dan mereka wisatawan pasti turunnya di Pangkalpinang. Pariwisata ini penting karena menjadi salah satu multi player effect bagi Kota Pangkalpinang," pungkasnya. (AB_HK)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]