Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

Koba, BANGKA TENGAH, INRADIOFM.COM - Produsen benih bawang merah yang tergabung dalam Perkumpulan Tani Bina Harapan di Simpang Perlang Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah mulai melakukan panen benih dari kegiatan penangkaran. Panen perdana dilakukan oleh Kepala Dinas Pangan Kabupaten Bangka Tengah Sajidin, Senin (18/3/2019).

Turut hadir Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah Sukandar serta Kepala Seksi Sertifikasi Benih UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih (PSMB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Budi Jaya Santosa.

"Alhamdulillah panen bawang lebih cepat. Umur tanaman sekarang masih 57 hari. Mungkin karena faktor tanah yang mempengaruhinya sehingga panen bisa lebih awal," kata Wartam, Pengurus  Perkumpulan Tani Bina Harapan.

Menurut Wartam, benih bawang merah yang ditangkar tersebut sudah dipesan sejumlah petani. Karena itu pihaknya akan kembali melakukan penangkaran benih pada pertengahan tahun ini.

"Rencananya kami kembali menanam sekitar bulan Juli 2019. Jumlah lahan pun akan kami tambah dan perluas lagi," ujar Wartam yang dibenarkan Kepala Seksi Pembenihan dan Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah, Siti Purwantih.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Bangka Tengah Sajidin, mengaku bangga atas keberhasilan Perkumpulan Tani Bina Harapan yang sukses panen benih bawang merah. Pihaknya akan terus mendorong produsen tersebut untuk tidak berhenti memproduksi benih bawang merah dalam rangka memenuhi permintaan petani dalam daerah.  

"Sehingga ketika nanti kita butuh benih maka kita tidak perlu lagi untuk mendatangkannya dari luar. Karena itu kami sangat berterima kasih kepada Pak Wartam," kata Sajidin.

Kepala Seksi Sertifikasi Benih UPTD PSMB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Budi Jaya Santosa mengingatkan pihak produsen benih untuk menjaga mutu benih pasca panen. Karena itu UPTD PSMB akan terus melakukan pengawasan terhadap penyimpanan benih hingga memenuhi standar mutu untuk didearkan.

"Kerja kami belum selesai. Nanti kami akan melakukan seleksi umbi di gudang untuk mendapatkan benih yang memang betul-betul memenuhi standar mutu untuk diedarkan," kata Budi. (Hairil Anwar)

Sumber: Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]