Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

Sungailiat, BANGKA, INRADIOFM.COM - Mahasiswa jangan jadi beban negara, namun harus menjadi solusi, sehingga dapat menjadi bagian dari proses pembangunan. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka, Ahmad Thamrin ketika memberikan kuliah umum sebagai dosen tamu, pada mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (Stisipol) Pahlawan 12 Sungailiat Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (21/3/2019).

Ahmad Thamrin dalam kuliah umum kepada 36 mahasiswa jurusan Administrasi Negara Stisipol Pahlawan 12 Sungailiat Bangka itu menjelaskan, terkait dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Kita Kabupaten Bangka ini berada  peringkat kedua setelah Kota Pangkalpinang yakni 71,09 di tahun 2017 dan hal ini merupakan sebuah kemajuan bagi kita semua untuk memajukan pembangunan di daerah," jelas Thamrin.

Thamrin menguraikan kembali, kegiatan yang digagas Stisipol Pahlawan 12 Bangka ini merupakan salah satu kerjasama yang baik antar dua instansi untuk memajukan dunia pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Kita dari BPS bisa berinteraksi dengan mahasiswa dan suatu kebanggaan dapat membantu dan mengenalkan cara membaca data secara utuh kepada mahasiswa, dan mereka sangat antusias," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Stisipol Pahlawan 12, Dr. Darol Arkum yang turut hadir pada kegiatan kuliah umum Kepala BPS Kabupaten Bangka yang didampingi Wakil Ketua I Bidang Akademis dan Riset, Shulby Yozar Ariadhy mengungkapkan, kepala BPS Kabupaten Bangka ini diundang Stisipol Pahlawan 12 untuk memberikan kuliah umum tentang ilmu statistik sehingga para mahasiswa tidak salah membaca data, dan bisa menelaah data dengan benar.

"Kita ingin mahasiswa kita berpikir maju dan mengetahui lebih detail tentang ilmu statistik, jadi teori dan prakteknya jalan," ungkap Darol Arkum.

Dikatakan Darol kembali, dengan mendapatkan kuliah umum dari kepala BPS Bangka, diharapkan mahasiswa dapat berpikir, bahwa data statistik itu sangat penting dan bisa menentukan kemajuan daerah dan negara, Indeks Pembangunan Manusia dan hal lainnya.

"Semua Data BPS menjadi salah satu indikator kemajuan pembangunan di daerah, dan negara juga," katanya.

Salah satu mahasiswa jurusan Administrasi Negara Stisipol Pahlawan 12, Anthony Lee Mega Satria mengatakan, mendapatkan kuliah umum dari BPS Bangka merupakan suatu kemajuan bagi mahasiswa sehingga bisa mengetahui data-data dan cara membaca serta menyusunnya baik dalam bentuk angka, grafik, maupun rumus.

"Belajar ilmu statistik merupakan suatu disiplin ilmu yang mengajarkan cara membaca data dan angka juga, dan hal ini menjadi pembelajaran untuk kita sebagai mahasiswa jurusan Administrasi Negara," ungkap Anthony yang juga ketua kelas jurusan Administrasi Negara semester empat.

Lebih jauh Anthony menambahkan, dengan mengetahui langsung cara membaca data yang benar.

"Kan data statistik ini banyak menggunakan lambang dan angka, jadi mendapatkan langsung ilmu dan wawasan yang benar dari sumbernya, semoga dengan mendapatkan ilmu statistik langsung dari kepala BPS Bangka, kita bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," tutupnya. (LA_HK)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]