Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

Sungailiat, BANGKA, INRADIOFM.COM -  Satu lagi dosen Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (Stisipol) Pahlawan 12 mendapatkan  gelar akademik Srata Tiga (S3) yakni Doktor. Ia adalah Ida  Royani Damayanti, yang merupakan dosen ilmu komunikasi Stisipol Pahlawan 12 Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menempuh pendidikan program Doktor Psikologi di Universitas Persada Indonesia Y.A.I  Jakarta.

Disertasi Ida Royani Damayanti mengambil judul "Peran Kepribadian Conscientiousness Dan Motivasi Beprestasi Terhadap Self-Efficacy Karir Dengan Mastery Goal Orientation Sebagai Mediator Pada Mahasiswa Yang Kuliah Sambil Bekerja Di Kelas Karyawan Universitas Mercu Buana".

Ditemui di kampus Stisipol Pahlawan 12, Rabu (13/3/2019) sore, Ketua Stisipol Pahlawan 12, Dr. Darol Arkum menjelaskan, promosi Doktor Ida Royani Damayanti merupakan suatu kebanggaan bagi Stisipol Pahlawan 12.

"Merasa bangga kita semua, karena Ida Royani Damayanti merupakan bagian dari Stisipol Pahlawan 12 dan sebagai tenaga pengajar di kita di Program Studi Ilmu Komunikasi. Hari ini (Rabu) beliau telah melaksanakan promosi Doktor Ilmu Psikologinya, dan berhasil dengan baik dan lancar sekaligus berhak meraih gelar doktor ," ungkap Darol bangga.

Lebih jauh pria asal Desa Tirem Bangka Selatan yang juga lulusan S3 dari Universitas Gadjah Mada tersebut menguraikan kembali, dirinya terus mendorong dan memberikan semangat kepada seluruh pegawai dan tenaga pengajar Stisipol Pahlawan 12 untuk terus meningkatkan kapasitas diri untuk mengejar ilmu sehingga berguna bagi institusi  dan negara.

"Psikologi merupakan salah satu ilmu yang sangat dibutuhkan dalam pengembangan dunia akademik dan masyarakat, apalagi dalam menghadapi situasi dan kondisi perubahan sosial yang kompleks dan dinamis,," kata Darol Arkum lagi.

Kedepan Darol juga berharap di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terutama di Kabupaten Bangka banyak Sumber Daya Manusia (SDM) yang terus meningkatkan kemampuan diri dengan mengasah kemampuan ilmu pengetahuan dan keterampilan baik secara formal dan informal yang berguna untuk pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

"Kemajuan bangsa ini  sangat bergantung pada kemampuan sumber daya manusia, caranya dengan terus berupaya meningkatkan kemampuan diri untuk melanjutkan pendidikan formal atau melalui pendidikan vokasi untuk meningkatkan keahlian terapan yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat," tukas Darol. (LA_HK)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]