Sumber Informasi Terpercaya

Full width home advertisement

Live Streaming

PANGKALPINANG

HUMASPRO

BELTIM

BANGKA

BELITUNG

BANGKA TENGAH

BANGKA BARAT

Post Page Advertisement [Top]

Sungailiat, BANGKA, INRADIOFM.COM - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kembali menggelar kegiatan Sertifikasi. Sumber daya pariwisata yang mengikuti sertifikasi kali ini adalah mereka yang berprofesi sebagai House Keeping dan Food Beverage Service, di beberapa Kabupaten/Kota di Pulau Bangka.

Kegiatan sertifikasi dilaksanakan selama 3 hari, mulai 24-26 April 2019, di Novilla Boutique Resort, Sungailiat Bangka, dan diikuti peserta sekira 68 orang, yang dibagi menjadi 2 kelompok, dan masing-masing kelompok berjumlah 34 orang, sesuai dengan kedua profesi tersebut.

Hari ini, Rabu, 24 April 2019, kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Disbudpar Babel, yang diwakili Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kelembagaan Kepariwisataan, Darnis Rachmiyati.

Di sambutannya, Darnis mengatakan, bahwa perkembangan demografi Indonesia akan banyak mendatangkan tenaga kerja dari luar negeri. "Bonus demografi akan mendatangkan banyak tenaga kerja dari luar negeri ke Indonesia. Untuk itu, tenaga kerja kita harus siap bersaing," kata Darnis.

Ia juga menyampaikan, bahwa peningkatan sumber daya pariwisata menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan kepariwisataan. "Berbicara pembangunan kepariwisataan, bukan hanya didukung oleh faktor infrastruktur dan keuangan, tapi juga tenaga kerja yang kompeten," kata Darnis.

Disamping itu, Darnis menambahkan, bahwa setiap individu sumber daya pariwisata harus mengembangkan diri. "Sumber daya pariwisata yang kompeten, sertifikasi saja tidak cukup. Harus terus mengembangkan diri. Tidak cukup hanya sekedar mengetahui pengetahuan terkait profesi itu saja, tapi juga keunggulan atau budaya di daerah kita harus juga harus tahu," tambahnya.

Pihak yang melakukan serangkaian kegiatan terkait sertifikasi adalah LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) pariwisata. Mewakili LSP pariwisata, Faizal Riza Amry mengatakan, sertifikasi merupakan kewajiban bagi setiap individu yang mencari kerja. "Ini kewajiban individu. Setiap orang yang mau bekerja di Indonesia, harus tersertifikasi. Saya sangat mengapresiasi upaya Pemprov Babel dalam rangka mensertifikasi sumber daya pariwisatanya. Untuk itu, saya minta agar adik-adik sekalian dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya," pinta Faizal.

Dalam 3 hari kegiatan sertifikasi ini, para peserta akan mendapatkan pembekalan materi dasar terkait profesi yang mereka geluti. Kemudian, mereka juga akan mengisi formulir assessment mandiri, melakukan praktek, dan wawancara mendalam. Sama halnya dengan mekanisme sertifikasi sumber daya pariwisata sebelumnya, usai wawancara dengan assessor, peserta akan diinformasikan mengenai hasilnya, yaitu "Kompeten" dan "Belum Kompeten". Sertifikat yang diperoleh nanti, akan berlaku selama 3 tahun. (Ernawati Arif_HK

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]