Sumber Informasi Terpercaya

Full width home advertisement

Live Streaming

PANGKALPINANG

HUMASPRO

BELTIM

BANGKA

BELITUNG

BANGKA TENGAH

BANGKA BARAT

Post Page Advertisement [Top]

PANGKALPINANG, INRADIOFM.COM - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Belitung Timur akan segera melaksanakan event pariwisata besar, yakni Ngembarik de Belitong Timur, dengan tema Telusur Budaya Simpang Tige. Event yang akan digelar selama 7 (tujuh) hari berturut-turut mulai dari 22 hingga 28 April 2019 ini, bakal digelar di beberapa tempat di Kabupaten Belitung Timur.

Ngembarik  de Belitong Timur, berangkat dari perayaan panen padi yang dikenal dengan Upacara Adat Maras Taon, atau Maras Taun. Dalam perayaan Maras Taun, biasanya disajikan berbagai permainan tradisional, kuliner tradisional, hingga seni pertunjukan yang sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Upacara Adat Maras Taun yang sudah dilaksanakan sejak lama secara turun-temurun, tahun 2019 ini untuk pertama kalinya upacara itu akan dikemas dalam sebuah event pariwisata besar, yang tentunya sangat menarik.

Atraksi seni budaya lainnya yang juga akan meramaikan kegiatan ini, yakni Orchestra Melayu, Tari Selamat Datang, Tari Sepen Buding, Permainan Tradisional Alu Besantok, Lesong Ketintong, Seni Pertunjukan Betiong, Begubang, Begambus, Keruncong Indong-indong, Workshop Kemahiran Tradisional Karong, Keranjang Pempang dan Kecampang, Demo Kuliner Tradisional, serta tarian tradisional lainnya dengan selingan lagu Melayu Belitong yang sangat menarik untuk disaksikan.

Menanggapi event pariwisata ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rivai mengatakan, bahwa atraksi seni budaya merupakan salah satu unsur 3A, yakni Amenitas, Aksesibilitas, dan Atraksi, serta daya tarik wisata utama bagi wisatawan.

"Dalam pembangunan kepariwisataan, ada yang namanya unsur 3A, yakni Amenitas, Aksesibilitas, dan Atraksi. Dan menurut saya, kegiatan Ngembarik de Belitong Timur ini sangat bagus sekali, karena didalamnya ada banyak atraksi seni budaya yang dapat ditampilkan kepada wisatawan. Ini adalah suatu daya tarik wisata yang sangat kuat," kata Rivai yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (18/4/2019).

Sementara itu, Kepala Disbudpar Belitung Timur, Evi Nardi mengatakan, event Ngembarik de Belitung Timur tersebut bertujuan untuk menjejaki sejarah kebudayaan Melayu Belitong.

"Ngembarik de Belitung Timur ini bertujuan ingin menjejaki sejarah kebudayaan Melayu Belitong yang disajikan dalam berbagai sub kegiatan seperti seminar lokal, jelajah budaya Simpang Tiga," jelas Evi melalui media perpesanan WhatsApp," Kamis (18/4/2019).

Disamping itu, Evi juga menambahkan, bahwa kegiatan ini juga bertujuan pada pemanfaatan budaya lokal sebagai daya tarik bagi wisatawan.

"Melalui kegiatan ini kita juga ingin memanfaatkan budaya lokal sebagai suguhan kepada wisatawan, baik nusantara atau pun mancanegara untuk mendukung pariwisata di Belitung Timur," tambahnya. (Ernawati Arif_HK)


Penulis : Ernawati Arif 

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]