Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

Sungailiat, BANGKA, INRADIOFM.COM –Hampir setiap orang pasti tidak akan terlepas dari yang namanya bahan plastik dalam aktivitasnya sehari-hari. Plastik telah menjadi komponen penting dalam kehidupan modern saat ini, dan peranannya telah menggantikan kayu dan logam mengingat kelebihan yang dimilikinya, antara lain ringan dan kuat, tahan terhadap korosi, transparan dan mudah diwarnai, serta sifat insulasinya yang cukup baik.

Namun, plastik juga dapat menjadi permasalahan terhadap lingkungan, karena banyaknya sampah plastik.

Seperti diketahui, bahwa plastik sangat sulit terurai dalam tanah, membutuhkan waktu bertahun-tahun dan ini akan menimbulkan permasalahan tersendiri dalam penanganannya.

Latar belakang ini membuat Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIPOL) Pahlawan 12 program studi Ilmu Komunikasi menyelenggarakan sosialisasi bahaya limbah plastik kepada masyarakat lingkungan Bedeng Ake Kelurahan Sinar Jaya Jelutung beberapa waktu yang lalu.

Sosialisasi yang mengundang narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, dan juga dari pihak kampus STISIPOL Pahlawan 12 diharapkan bisa mendukung dan mengedukasikan masyarakat terhadap bahaya limbah plastik.

Menurut Agung Feriyanda yang mewakili STISIPOL Pahlawan 12, keberadaan plastik di lingkungan sekitar tempat tinggal maupun lingkungan lainnya mempunyai nilai negatif dan positifnya.

Untuk itu masyarakat perlu memahami bahwa keberadaan plastik digunakan sesuai dengan peruntukkannya.

"Pengelolaan sampah plastik pada skala rumah tangga, maka perlu adanya pemahaman tentang jenis-jenis plastik, kandungan materialnya, hingga dampaknya terhadap lingkungan sehingga diharapkan terbentuk manajemen pengelolaan yang tepat," ungkap Agung.

Lebih lanjut Agung mengatakan, imbah plastik dewasa ini sudah sangat banyak dan dapat mengganggu kehidupan manusia terutama lingkungan.

"Plastik dapat mengancam lingkungan rumah tangga termasuk juga sektor lainnya seperti pariwisata dan lainnya, namun disisi lain juga dapat manfaat yang positif juga dari plastik," jelasnya.

Kedepan juga, Agung mengingatkan masyarakat dan mahasiswa juga untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan selalu mengatakan Say No Plastic Campaign.

"Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi, terutama para generasi muda untuk terus membuka pemikiran dengan keingintahuan sebagai langkah awal membentuk karakter yang berwawasan," harap Agung.

Sementara itu, dosen Ilmu Komunikasi, Ida Damayanti yang ikut hadiri dalam kegiatan sosialisasi tersebut mengharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi ini diharapkan mahasiswa dan juga masyarakat semakin peduli dengan bahaya limbah plastik dan bisa memberikan informasi yang benar kepada teman atau masyarakat lainnya dengan cara penyampaian  yang baik dan benar serta mudah dimengerti.

"Informasikan kepada masyarakat karena ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat, namun yang terpenting adalah praktek di lapangan baik di lingkungan rumah tangga, kampus maupun masyarakat," harapnya. (LA_HK)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]