Sumber Informasi Terpercaya

Full width home advertisement

Live Streaming

PANGKALPINANG

HUMASPRO

BELTIM

BANGKA

BELITUNG

BANGKA TENGAH

BANGKA BARAT

Post Page Advertisement [Top]

PANGKALPINANG, INRADIOFM.COM -- Hingga saat ini Biro Organisasi Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat sudah sebanyak tujuh OPD mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP). Untuk memberikan pelayanan maksimal, sejumlah inovasi ini dikemas berbasis teknologi komunikasi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sudarman menjelaskan, terdata inovasi pertama yakni TIWI GADIS BAPER (Terapi Wicara Gratis Dinas Sosial Membawa Perubahan). Adapun asal inovasi ini dari UPTD Dinas Sosial Panti Sosial Bina Serumpun.

"Sedangkan inovasi dari kita, Dinas Komunikasi dan Informatika yakni, Radio Goes To Digital," kata Kadiskominfo Sudarman saat memaparkan data dari Biro Organisasi Setda Babel, Senin (22/4/2019).

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia juga tak mau ketinggalan dalam membuat inovasi. Kadiskominfo Sudarman mengatakan, inovasi yang dikembangkan tersebut merupakan Sistem Informasi Perencanaan ASN (SIRENA).

Sistem tersebut digunakan untuk menyusun kebutuhan dan formasi ASN sesuai kebutuhan organisasi dengan efektif, integrasi, cepat dan aktual. Kemudian, kata Kadiskominfo Sudarman, ada inovasi Kampung KB CIKAR (Cerdas, Inovatif, Kreatif dan Responsif).

Inovasi yang menjadi unggulan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga  Berencana ini sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas keluarga dan masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sedangkan tiga inovasi lainnya dari Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Dinas Kehutanan dan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno. Menurut Kadiskominfo Sudarman, Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan menengah mengusung inovasi 1001 digital enterpreneur.

Sementara inovasi dari Dinas Kehutanan yakni, Kompos Blok Babel. Kadiskominfo Sudarman menambahkan, inovasi milik RSUP mengenai Sistem Hospital pelayanan publik dan meningkatkan keterjangkauan pelayanan rujukan serta kompetisi lanjutan di Bangka Belitung.

"Selain itu ada juga 12 Sinovik dari Kabupaten Bangka, sebelas dari Bangka Tengah, satu dari Bangka Selatan, tiga dari Belitung dan sembilan dari Belitung Timur. Sedangkan dari Pangkalpinang dan Bangka Barat belum terdata," jelas Kadiskominfo Sudarman. (Huzari)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]