Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

JAKARTA, INRADIOFM.COMKementerian Keuangan telah mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar Rp 19 triliun hari ini. Meski demikian, masih ada 316 daerah dari 548 daerah yang belum mencairkan THR karena terlambat mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan hingga pukul 10.15 Wib baru sekitar 232 pemerintah daerah yang telah mencairkan THR.

"Yang sudah membayarkan THR 232 pemda di antaranya 13 daerah tingkat satu, 182 kabupaten, 37 Kota, dan 71 dalam proses pembayaran," ujarnya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Dia mengatakan, apabila belum dapat mengajukan SPM THR hingga hari terakhir pencairan pada 24 Mei 2019, maka satuan kerja (satker) dapat mengajukan SPM THR hingga 31 Mei 2019, atau setelah hari raya Idul Fitri.

"Apabila satker belum dapat mengajukan, satker dapat ajukan SPM setelah hari raya. Jadi pada prinsipnya tidak ada yang hangus. Kalaupun tidak bisa hari ini atau 31 mei, maka bisa sesudah hari raya," jelasnya.

Pemerintah daerah yang mendapat THR sebesar gaji pokok (gapok) dan tunjangan melekat sebanyak 246 pemerintah daerah. Jumlah tersebut sudah termasuk penerima tunjangan kinerja sebanyak 187 pemda dan 36 pemda masih menunggu perkada (peraturan kepala daerah).

"Pemda yang THR-nya sebesar gapok dan tunjangan melekat adalah 246 pemda, yang termasuk tukin 187 pemda, dan 36 pemda sedang menunggu perkada. Jadi seperti yang dijanjikan THR bisa dibayarkan pada 24 Mei ini telah dilaksanakan hampir keseluruhan. Hanya tinggal sedikit mungkin yang masih dalam proses surat perintah membayar THR," tandasnya. (HK)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]