Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

Manggar, BELTIM, INRADIOFM.COM – Angka kemiskinan Kabupaten Belitung Timur (Beltim), ditargetkan turun menjadi 6,0 persen di akhir tahun 2021. Masalah penanggulangan kemiskinan menjadi prioritas dalam Rencana Pembangunan Menengah Daerah (RPJMD) Perubahan tahun 2016 – 2021.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Beltim, Yuslih Ihza, saat ia membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Belitung Timur, Rabu (28/8/2019).

"Ini adalah target kita bersama. Saya meminta dukungan saudara-saudara dan seluruh pihak terkait untuk dapat bekerjasama, agar target tersebut dapat tercapai," pintanya.

Rakor tersebut diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan fokus program-program penanggulangan kemiskinan, baik program dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, maupun Pemkab Beltim. Menurutnya, selama ini masalah data yang tak akurat, yang sering membuat program bantuan kurang tepat sasaran.

Yuslih pun berpesan, agar didalam penanggulangan kemiskinan yang dilakukan harus mempertimbangkan dua prinsip utama yang komprehensif, yaitu perbaikan dan pengembangan sistem perlindungan sosial.

"Kebijakan penanggulangan kemiskianan merupakan gerakan bersama, tentunya tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah saja tetapi juga memerlukan keterlibatan semua pihak pemangku kepentingan," tutup Yuslih.

Seperti diketahui, pada tahun 2018, angka kemiskinan di Belitung Timur mencapai angka 7,61 persen. Angka tersebut meningkat 0,25 persen dari tahun 2017, sebesar 6,81 persen. (HK)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]