Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

Manggar, BELTIM, INRADIOFM.COM – Dalam Rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Belitung Timur, Rabu (28/8/2019), angka kemiskinan Kabupaten Belitung Timur (Beltim) ditargetkan turun menjadi 6,0 persen di akhir tahun 2021.

Ketua TKPK Kabupaten Beltim, Burhanuddin, meminta seluruh OPD yang terkait, dapat berkomitmen menggunakan Basis Data Terpadu (BDT), atau Data Satu Pintu, agar target penanggulangan kemiskinan dan peningkatan pendapatan masyarakat benar-benar terfokus, dan tercapai.

"Misalnya dalam penyusunan RKA 2020, di Bappeda harus melakukan revisi dan koreksi terhadap program yang menyentuh kepada masyarakat, baik itu yang bentuknya bantuan sosial, maupun kegiatan pembangunan infrastruktur yang menyentuh kepada kepentingan masyarakat," jelasnya.

Ia berharap BDT itu dapat menjadi data yang teritegrasi, dan menjadi pedoman seluruh OPD untuk program penanggulangan kemiskinan di daerah. Dan ia menekankan, agar data BDT tersebut dapat terus diperbaharui.

"Pembaharuan data itu penting. Soalnya penerima bantuan yang mungkin dulunya miskin sekarang sudah kaya, atau dulunya kaya saat ini jatuh miskin," ujarnya.

Dengan penerapan BDT tersebut, bantuan akan lebih efisien dan efektif. Ia khawatir kondisi di lapangan masih banyak penerima bantuan yang tumpang tindih, dan hanya dinikmati oleh segelintir orang saja.

"Bantuan permodalan contohnya, baik di Pertanian, Perikanan yang dibantunya orang-orang itu melulu. Gitu juga dengan CSR, harusnya kan tidak seperti itu," ungkap Aan. (HK)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]