Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

PANGKALPINANG, INRADIOFM.COM - Direktur Rumah Sakit Provinsi (RSUP) Dr. (H.C). Ir. Sukarno, dr. Armayani SpB mengatakan, hingga saat ini dunia kedokteran belum berhasil mendapati hasil penemuan sejenis obat yang dapat menyembuhkan penyakit kanker seperti viral tanaman Bajakah asal Kalimantan yang konon kabarnya dapat menjadi obat bagi penderita kanker di Indonesia.

"Sampai saat ini belum diketemukan obat yang pasti yang dapat menyembuhkan penyakit kanker," kata dr. Army, saat diwawancarai tim Cerudik In Radio, Selasa (20/8/2019) malam.

dr. Army mengatakan fenomena tanaman Bajakah saat ini hampir mirip dengan kemunculan Buah Merah asal Papua atau tanaman Mahkota Dewa yang sempat booming dan trend beberapa tahun yang lalu di masyarakat.

"Modalitas pengobatan kanker itu ada 3 cara. Operasi, kemoterapi dan radiasi. Dan tumbuhan Bajakah ini masuk disegment kemoterapi. Seperti buah merah asal Papua yang sempat booming atau tanaman mahkota dewa sempat ngetop kala itu," jelas dr. Army.

Klinikus dokter bedah yang sempat mengeluarkan thesis "Prognosis Kanker Payudara Berdasarkan Stadium" ini menjelaskan bahwa penyakit kanker adalah jenis penyakit yang bersifat ganas destruktif dan angka kematiannya 80 - 100 persen.

"Kanker itu adalah perubahan sel normal dalam tubuh menjadi sel tidak normal. Dan sel tidak normal tersebut sifatnya destruktif (menghancurkan) sel - sel normal," jelasnya.

"Kalo kanker dibagian kaki dinamakan Osteosarcoma, kalo kedarah menjadi Leikimia, kalo keotak disebut Astrocitoma, kalo ke payudara menjadi tumor Karsinoma Mamae dan keorgan wanita disebutnya kanker Servik," pungkasnya. (AB_HK)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]