Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

Manggar, BELTIM, INRADIOFM.COM – Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Burhanudin menegaskan, pemerintah desa agar dapat terus memperbaharui data-data warga miskin yang ada di wilayahnya. Menurutnya, data yang valid adalah kunci program pemerintah didalam pengentasan kemiskinan dapat berjalan maksimal.

Wakil Bupati yang akrab disapa Aan itu mengungkapkan hal tersebut, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor), Program Keluarga Harapan (PKH) yang diikuti para Kepala Desa, Perangkat Desa Tenaga Kesejahteraan Masyarakat (TKSM) dan pendamping, di Hotel Oasis Manggar, Selasa (3/9/2019).  

"Ya masalahnya di data, masalah Raskin, BPJS, bantuan sosial termasuk PKH ini kan dari data awal masalahnya. Data yang tidak valid, data tidak diperbaharui itu aja kuncinya" ungkap Aan.

Ia juga menilai, seluruh bantuan sosial yang disalurkan baik melalui PKH, maupun kegiatan insidental hendaknya disalurkan melalui satu pintu menggunakan sistem layanan rujukan terpadu (SLRT), yang mengacu pada Basis Data Terpadu (BDT).

Sebagai Ketua Tim Koordinasi Pengentasan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Beltim, Aan berharap, akan dapat menekan angka, dengan kegiatan yang dianggap sesuai dengan pro-poor.

"Yang jelas kita terus mencoba melakukan penurunan angka kemiskinan, kita terus minimalisir dengan program-program yang dapat menekan angka kemiskinan," katanya.

Sementara itu, Pemkab Belitung Timur menaikkan anggaran sebesar 57 persen untuk pengentasan kemiskinan melalui Program Penanggulangan Kemiskinan (pronanggis), dari Rp 255,085 miliar di tahun ini, menjadi Rp 447,3 miliar di tahun 2020 mendatang. (HA)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]