Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

Manggar, BELTIM, INRADIOFM.COM – Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman Kabupaten Belitung Timur (Beltim), melakukan pembaharuan pendataan bagi kepemilikan rumah setiap kepala keluarga (KK) dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Tujuannya untuk mengetahui backlog perumahan, atau jumlah rumah yang harus disediakan atau dapat bantuan dari pemerintah.

Pendataan yang dimulai awal tahun 2019 itu, melibatkan kurang lebih 775 Ketua RT di seluruh desa di Kabupaten Beltim. Ditargetkan pembaharuan data akan selesai pada akhir tahun 2019 nanti.

Hasil basis data RTLH sementara menyebutkan, setidaknya di Kabupaten Beltim ada 13.225 unit RTLH pada lahan milik sendiri, 4.540 unit RTLH pada lahan milik orang lain, 13.444 unit rumah layak huni, dan 465 data kurang lengkap.

Dengan total rumah yang sudah didata mencapai 31.674 unit. Sedangkan, total target KK yang akan didata mencapai 40.886 KK.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Beltim, Mathur Noviansyah mengungkapkan, pendataan dilakukan secara populasi agar datanya akurat dan valid. Mengingat, tidak semua KK mempunyai rumah sendiri atau pun satu KK memiliki lebih dari satu rumah.

"Satu KK itu idealnya menempati satu rumah, apakah milik sendiri ataupun rumah sewa. Jadi walaupun ngontrak secara backlog dia sudah dianggap memiliki rumah," jelas Mathur, Rabu (2/10/19).

Pendataan dilengkapi dengan dokumen foto kondisi rumah, baik tampak dalam, luar, dan samping rumah. Ditambah setiap rumah wajib diberikan titik koordinat rumah, agar saat pemberian bantuan lebih mudah dan tidak salah sasaran.

"Nah dengan adanya data ini kita jadi lebih mudah, karena validitasnya dan akurasinya tinggi. Mengingat ini untuk program bantuan langsung, artinya harus diberikan ke by name and by address," katanya.

Perlu diketahui, di Tahun 2019 ini Dinas Perkim Beltim, mengusulkan prioritas perbaikan pada 373 unit RTLH. Perbaikan menggunakan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, sebesar Rp 6,53 miliar. (HA)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]