Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

Bandung, INRADIOFM.COM - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur terus mengembangkan potensi daerah menjadi inovasi terbarukan dalam rangka peningkatan daya saing daerah melalui Penyusunan Road Map Sistem Inovasi Daerah (SIDa) Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Dalam Road Map SiDa yang merupakan dokumen yang menjabarkan secara lebih detail arah pembangunan daerah dalam hal pengembangan potensi-potensi lokal, Pemkab Beltim melakukan kerjasama dengan Universitas Padjajaran Bandung yang diharapkan potensi-potensi lokal dapat diidentifikasi untuk dikembangkan secara inovatif dalam memperoleh outcome yang optimal.

Diungkapkan Bupati Belitung Timur (Beltim) Yuslih Ihza, Kabupaten Beltim memiliki beragam potensi Unggulan Daerah mulai dari perikanan, pariwisata, pertanian dan perkebunan, industri, hingga jasa ditiap kecamatan dan Desa.

"Meskipun berbagai inovasi telah dilakukan namun belum ada inovasi yang sistemik dalam satu peta jalan yang terukur, sehingga memerlukan adanya pemetaan potensi SIDa melalui strategi dan kebijakan yang tepat," kata Yuslih dalam pemaparan dan Focus Group Discussion (FGD) Laporan Antara Road Map SiDa di kampus pasca sarjana UNPAD, Bandung, Jumat (8/11/2019).

Dijelaskan Yuslih, Sistem Inovasi Daerah (SIDa) berkaitan dengan keseluruhan proses pengembangan inovasi antar institusi pemerintah, lembaga penelitian, badan usaha serta masyarakat yang mengedepankan ilmu pengetahuan, teknologi, serta pengembangan metode baru. Dimana secara aplikatif, pengembangan inovasi di daerah dipertajam melalui pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.

Dari pemaparan tersebut komoditi unggulan perkebunan lada, industri pengolahan hasil perikanan dan sawit yang akan dikaji dan dianalisa tim ahli pasca sarjana UNPAD, baru kemudian komoditas unggulan lainnya.

Dikatakan Mudiyati selaku ketua kajian SiDa yang juga dosen pasca sarjana UNPAD, dalam mempersiapkan dan memilih komoditas unggulan di Beltim banyak yang harus dipersiapkan dan dipenuhi agar bisa menopang pengembangan penguatan komoditas unggulan.

"Ada banyak persiapan kalau kita sudah memilih komoditi unggulan yakni SDM petani juga peneliti yang akan membantu membuat reset untuk memperkuat nilai lada dan sawit menjadi sebuah komoditi yang semakin bagus pengolahannya sehingga dapat menambah nilai harga dari komoditas itu," kata Mudiyati.

Mudiyati mengatakan inovasi itu sangat penting supaya pemda bisa menetapkan kebijakan publik yang berorientasi pada hasil kajian yang  tepat sasaran, lebih efektif dan efisien, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menguatkan struktur ekonomi lokal yang berdaya saing

"Inovasi itu sangat penting karena akan banyak peluang untuk memperbaiki banyak aspek misalnya proses penanaman, bibit yang unggul dan proses panen diperpendek serta menghasilkan buah yang banyak dan berkualitas," paparnya.

Selain itu, dukungan dan peran pemda untuk membuat regulasi merupakan upaya penguatan pengembangan komoditas unggulan seperti fasilitasi bantuan pupuk bibit kepada petani untuk bisa menanam lebih baik atau mengamankan proses pengolahan dan pemasaran.

Dalam kesempatan itu dihadiri oleh tiap perwakilan OPD dan kecamatan yang juga memaparkan berbagai potensi unggulan daerahnya terkait beragam potensi produksi yang sedang dikembangkan. (ver

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]