Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

Manggar, BELTIM, INRADIOFM.COM – Sebanyak 232 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), di lingkungan Pemkab Belitung Timur (Beltim), dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi. Nama-nama pelamar tersebut sudah diumumkan di situs bkpsdm.belitungtimurkab.go.id, lengkap dengan alasan kekurangan adminstrasi.

Para pelamar yang dinyatakan belum lulus tersebut, diberikan hak sanggah maksimal selama tiga hari, terhitung sejak tanggal 16 hingga 18 Desember 2019.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Beltim Yuspian menyatakan, mayoritas kekurangan atau kesalahan administrasi yang menyebabkan pelamar gagal di seleksi administrasi lantaran ketidaksesuaian kualifikasi pendidikan dengan kebutuhan jabatan di OPD.

"Misalnya ada yang melamar di Formasi Pranata Humas syarat yang kita minta sarjana lulusan S1 Komunikasi, tapi ijazah yang bersangkutan lulusan sarjana S1 Komputer atau Akutansi. Nah ini kan tentu saja tidak sesuai syarat," jelas Yuspian, di ruang kerjanya, Senin (16/12/2019).

Para pelamar juga banyak yang melakukan kesalahan, atau tidak lengkap saat mengunggah syarat-syarat yang diminta, seperti tidak mencantumkan scan ijazah asli, atau tidak melampirkan STR.

Selain itu pula, Yuspian yang didampingi Kepala subbidang Pengadaan dan Pemberhentian BKPSDM Dahlia Fiatry mengungkapkan, banyak juga pelamar yang tidak datang saat verifikasi ulang, ataupun gagal saat diverifikasi ulang. Verifikasi ulang dilakukan khusus jabatan polisi pamong praja.

"Beberapa ada yang tidak datang. Ada juga yang tidak sesuai tinggi badan seperti yang sudah kita syaratkan, ada pula yang buta warna," ungkapnya.

Mantan Camat Kelapa Kampit itu pun, mempersilakan pelamar yang dinyatakan belum lulus untuk melakukan sanggah. Namun, ia tak menjamin sanggahan yang dilakukan akan membuat si pelamar bisa mudah lolos ke seleksi selanjutnya.

"Tergantung, kalau hanya kesalahan dari sistem saat mengunggah data syarat, misalnya filenya terpotong bisa saja. Tapi kalau murni kesalahan atau kelalaian pelamar saaat pengisian data itu fatal dan tidak bisa," tegasnya. (@2!_HA

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]