Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

Desa Kemuja, BANGKA, INRADIOFM.COM – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, bersama dengan kelompok tani Desa Kemuje, Kabupaten Bangka, melakukan tanam perdana padi organik varietas padi Sintanur dan padi hitam, Senin (13/1/2020).

Sebelum kegiatan penanaman, Gubernur Erzaldi Rosman didampingi Kapolres Bangka melakukan dialog atau komunikasi tatap muka dengan kelompok tani Desa Kemuje terkait sistem budidaya dari varietas tanaman padi organik jenis Sintanur dan padi hitam. Beliau juga membahas mengenai kondisi lahan dan pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan budidaya pertanian.

Doni, perwakilan dari kelompok tani padi organik Desa Kemuje, menjelaskan beberapa hal mengenai penanaman padi organik varietas Padi Sintanur dan keunggulan dari proses budidaya padi organik. Salah satunya terkait dengan sistem tanam dari padi organik yang dilakukan secara alami dan ramah lingkungan, serta tidak terpapar bahan kimia melalui pupuk dan obat pestisida pengusir hama.

"Varietas padi organik adalah salah satu tata cara budidaya padi secara alami, yakni tidak menggunakan pestisida sama sekali dan akan dilakukan pemupukan secara alami dengan maksud untuk menjaga kualitas lahan tanah dari paparan bahan kimia," ungkap Doni.

Sebelum dilakukan penanaman benih, Doni menjelaskan bahwa sebelumnya  telah dilakukan penetralan dan penyuburan tanah serta tanaman pada lahan yang akan digunakan untuk kegiatan penanaman. Adapun lahan yang akan digunakan untuk budidaya padi organik di Desa Kemuja dilakukan di atas lahan seluas 23 hektar dengan pola sistem kemitraan antara petani dan perusahaan.

Sementara itu, merespon dari upaya budidaya pertanian yang dilakukan oleh para petani Desa Kemuje, Gubernur Erzaldi Rosman dalam kesempatan tersebut menyatakan dukungan dan apresiasinya. Untuk mendukung kemajuan kegiatan budidaya pertanian yang dilakukan petani, pada kesempatan tersebut beliau mengungkapkan beberapa hal terkait pelaksanaan pembangunan infrastuktur sarana dan prasarana kegiatan pertanian.

Dalam dialog yang dilakukan Gubernur Erzaldi Rosman dengan kelompok tani serta Kepala Desa Kemuja, beliau menjelaskan mengenai penyediaan pembangunan embung pertanian, jaringan irigasi untuk kegiatan pengairan serta pembangunan jalan, dan normalisasi sungai untuk Desa Kemuja dan sekitarnya.

"Pembangunan long storage atau pemulihan irigasi akan dikerjakan, termasuk pembangunan jalan produksi yang menghubungkan antar desa seluas 22 KM juga akan dilakukan dan saya minta, agar lahan tanah di sebelah kiri dan kanan jalan tidak boleh berubah fungsi peruntukannya, harus untuk sawah," ungkap Gubernur Erzaldi Rosman.

Dalam kesempatan tersebut, beliau mengungkapkan bahwa kegiatan budidaya padi organik ini juga dikembangkan di desa lainnya. (HA_Stv/Suci)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]