LIVE STREAMING

Post Page Advertisement [Top]




PANGKALPINANG, INRADIOFM.COM – Beberapa waktu lalu, daerah Desa Sajira Mekar, Lebak, Provinsi Banten, mengalami bencana banjir. Untuk itu, pemerintah provinsi bersama 24 personil relawan Tim Kemanusiaan Babel Peduli, akan turun ke lapangan selama 10 hari dalam rangka memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulanan Bencana Daerah, Mikron Antariksa, saat melepas Tim Kemanusiaan Babel Peduli di halaman kantor gubernur, Kamis (16/1/2020).

Total bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kep. Bangka Belitung kepada korban bencana berupa, sejumlah uang donasi, dua truk sembako, dan peralatan-peralatan untuk membantu penyelamatan. "Bantuan yang didapatkan sebesar 45 juta rupiah, dari sumbangan beberapa komunitas dan juga dari para ASN, yang pada hari Senin kemarin (13/01) kita mengadakan penggalangan dana," ujar Mikron.

Ditambahkan juga, bahwa tim berangkat untuk merehabilitasi dan membangun kembali pondok pesantren yang hancur karena dampak bencana banjir. "Untuk pembangunan pondok pesantren ini, kita (red: pemerintah provinsi) bekerja sama dengan PT. Timah dan kawan-kawan Emergency Respond Group," ungkapnya.

Selain pemberian uang dan pembangunan kembali pondok pesantren, pemerintah provinsi bersama Tim Kemanusiaan Babel Peduli juga memberikan bantuan psikososial. Bantuan psikososial ini diperlukan bagi para penyintas (korban yang selamat) pasca bencana, yang bertujuan membantu menstabilkan emosi para penyintas dan terus membangkitkan semangat hidup dalam situasi yang berbeda.

"Semoga saja apa-apa yang dibantu disana mendapatkan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa dan juga kami membawa nama baik Bangka Belitung dalam kegiatan kemanusiaan ini," ungkap Mikron. (Erw_imo)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]