LIVE STREAMING

Post Page Advertisement [Top]

PANGKALPINANG, INRADIOFM.COM - Dalam rangka memastikan dan meyakinkan masyarakat atas keamanan dan ketersediaan stok pangan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui satgas pangan, melakukan pemantauan di sejumlah pelaku usaha, distributor dan pasar retail modern di Bangka Belitung, Senin (10/2/2020).

Kepala Disperindag Babel, Sunardi, yang memimpin jalannya pemantauan mengatakan, jika pihaknya bersama tim satgas pangan yang terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Babel, Polda Babel, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Babel, Balai Karantina, BPPOM, dan Bulog melakukan pemantauan, untuk mengantisipasi dan menjaga ketersediaan dan keamanan pangan, karena merebaknya Virus Corona yang menjadi masalah internasional saat ini, dikhawatirkan akan memengaruhi stok dan harga bahan makanan yang ada di Bangka Belitung.

Namun, dirinya meyakinkan bahwa stok bahan pangan yang beredar di Bangka Belitung merupakan stok yang sudah ada sebelum terjadinya kasus tersebut dan sudah melalui badan karantina serta uji BPPOM. Dirinya juga memastikan bahwa ketersediaan stok bahan pangan saat ini di Bangka Belitung masih dalam kondisi aman.

Terkait harga, melihat hasil pemantauan di sejumlah pedagang di pasar pembangunan, sentra buah, pasar retail modern dan gudang sembako masih relatif stabil. Untuk harga retail modern ditentukan oleh Aprindo, sedangkan di tingkat pedagang biasa, harga menyesuaikan acuan dari yang telah ditetapkan.

Hal senada, disampaikan Wakil Satgas Pangan dari Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kompol Mujianto. Pihaknya saat ini, secara bersama-sama langsung memantau ke lapangan berkaitan dengan ketersediaan stok pangan, untuk meyakinkan kepada masyarakat bahwa stok di Bangka Belitung masih dalam kondisi aman.

"Kami berharap para pelaku usaha agar secara sadar, dalam arti tidak memanfaatkan situasi yang ada sehingga bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh konsumen. Sehingga harga-harga tidak melambung, sesuai dengan harga acuan yang ditetapkan oleh pemerintah. Apabila ada kenaikan harga tentunya kenaikan yang wajar," tegasnya. (Lulus_HA)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]