Live Streaming

Post Page Advertisement [Top]

PANGKALPINANG, INRADIOFM.COM – Wakil Gubernur (Wagub) Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah, atas izin Gubernur Erzaldi Rosman, sampaikan aspirasi mengenai pemerintah provinsi mendapatkan RZWP3K, dan juga royalti timah, di hadapan Ketua Komisi VII DPR RI, Dirjen Minerba, dan Dirut PT Timah. Hal itu disampaikannya, saat menyambut kehadiran Komisi VII DPR RI dalam rangka kunjungan spesifik ke kota Pangkal Pinang, Jumat (31/1/2020) lalu.

Terkait RZWP3K, ia menyampaikan aturan yang tertera dalam Perda, bahwa Pemerintah Provinsi Bangka Belitung menentukan zonasi-zonasinya dan ada persyaratan khusus untuk dapat melakukan penambangan.

"Kalau dominannya pariwisata dan perikanan, maka tambang ditutup. Tapi, bukan berarti tambang tidak boleh menambang, boleh saja, tetapi syaratnya adalah menggunakan teknologi yang ramah lingkungan," ungkapnya.

Selain itu, perlu adanya uji coba dan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

"Kemudian kita uji, apakah betul-betul tidak mengganggu lingkungan, yang memberikan rekomendasinya adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk melihat mutu dari kualitas air," lanjutnya.

Selanjutnya dalam permasalahan royalti timah yang didapatkan Pemerintah Provinsi Babel, disampaikan Wakil Gubernur, Abdul Fatah, meskipun Babel penghasil terbesar ekspor timah, namun royalti sebesar 3% tidak lah sebanding dengan kerusakan yang ditimbulkan oleh penambangan.

Aspirasi ini disampaikan mengingat hanya dengan royalti 3% tersebut, Pemerintah Bangka Belitung menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan, dan juga pemberdayaan masyarakat. (Khalimo_HA)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]