LIVE STREAMING

Post Page Advertisement [Top]

PANGKALPINANG, INRADIOFM.COM - Juru bicara informasi kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung (GTTPC-19 Babel), drg. Mulyono Susanto mengatakan, bahwa saat ini pihaknya sedang mempersiapkan wisma karantina dengan kapasitas besar untuk menampung Orang Dalam Pemantuan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) setelah menjalani pemeriksaan swab.

Demikian ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Babel ketika mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Babel, Selasa (5/5/2020) di ruang Badan Musyawarah (Banmus).

Diterangkan Mulyono di hadapan pimpinan DPRD dan Komisi, persiapan wisma karantina yang direncanakan akan menggunakan gedung Asrama Haji dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,8 miliar. "Asrama haji kita dalam proses pengerjaan sekarang untuk disekat-sekat sesuai dengan standar yang kita tetapkan, jadi kita anggarkan Rp1,8 miliar," ujarnya.

Apabila terjadi eskalasi atau penambahan jumlah ODP dan OTG, maka pihaknya melakukan langkah antisipasi dengan mempersiapkan Gedung Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) milik Pemprov Babel dengan perkiraan anggaran sebesar Rp1,195 miliar.

"Kami menganggarkan tapi ini dalam persiapan, baru kami ajukan, itu Rp1,195 miliar untuk operasionalnya, dan untuk wisma karantina di Gedung Diklat sekarang berpenghuni 21 orang, OTG ada enam, ODP tiga, konfirmasi positif ada12 orang," terangnya.

Dijelaskan Mulyono, anggaran sebesar Rp1,8 miliar yang sejatinya untuk pengadaan alat-alat laboratorium, kini direalokasikan untuk mempersiapkan asrama haji menjadi wisma karantina.

"Pengadaan alat laboratorium ini, kami mengalamu kesulitan (pembelian), karena alat itu ketika diorder, alat itu tidak bisa dijanjikan baik harga maupun kapan datangnya, karena itu barang impor semua, sehingga daripada tidak dipakai (anggaran Rp1,8 miliar) dialokasikan untuk mempersiapkan Asrama Haji," ungkapnya. [Tim_HA]

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]