LIVE STREAMING

Post Page Advertisement [Top]

PANGKALPINANG, INRADIOFM.COM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung (GTPPC-19 Babel), Selasa (5/5/2020) hadir dalam pertemuan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Babel di ruang Badan Musyawarah (Banmus).

RDP sendiri dipimpin Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya didampingi Wakil Ketua M Amin dan sejumlah pimpinan dari empat komisi di DPRD Babel. Tak hanya Gugus Tugas, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya ikut dalam rapat tersebut.

Sementara dari Gugus Tugas dihadiri langsung Ketua Pusdalops sekaligus Kepala Pelaksana Harian BPBD Babel, Mikron Antariksa dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) drg. Mulyono Susanto. Beberapa hal langsung disampaikan oleh Mikron berkenaan dengan tahapan pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19 di Babel. Berikut data terkini yang dihimpun oleh Gugus Tugas.

"Ada tiga langkah yang kita lakukan meliputi pencegahan, penaganan dan pemulihan. Dua langkah sudah kita lakukan yakni pencegahan dan penanganan yang dibantu relawan, pihak kepolisian/TNI dan juga intelejen," paparnya.

Bersama tim medis Dinkes Babel, tambah Mikron, dalam penanganan wabah Corona ini, pihaknya juga telah menyiapkan wisma karantina khusus menangani pasien terkonfirmasi Covid-19, dan perawatan bagi Pasien Dalam Pemantauan (PDP) serta Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Selain itu, ada pemeriksaan Swab dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) sebagai upaya untuk mempercepat proses penangananya. Meskipun keberadaan Swab PCR belum bisa masuk ke dalam tabel pasien yang terkonfirmasi Covid-19.

"Untuk hasilnya tetap teruji, keakuratan mencapai 99 persen. Alatnya canggih, namun untuk tampilkan terkonfirmasi di Jakarta itu tidak bisa, harus melalui Laboratorium Kementrian Kesehatan di Jakarta. Alat swab untuk mempercepat proses penanganan untuk mencari OTG/ODP yang dekat dengan pasien," katanya.

Pemerintah Provinsi juga, kata Mikron, memperhatikan kondisi warga yang menjalani masa karantina seperti pasien positif, PDP maupun ODP. Termasuk masyarakat yang sangat merasakan dampak selama pandemi Covid-19.

"Untuk pemulihan akan segera kita lakukan, termasuk pemberian bantuan sosial dari OPD terkait. Bansos juga diberikan ke PDP/ODP maupun orang yang menjalani karantina mandiri karena sempat melakukan kontak erat dengan pasien terkonfirmasin positif, karena jelas mereka sangat membutuhkan karena tidak bisa keluar rumah untuk beraktivitas," ungkapnya. [Tim_HA]

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]