LIVE STREAMING

Post Page Advertisement [Top]

PANGKALPINANG, INRADIOFM.COM - Juru bicara satgas penanganan Covid - 19 Bangka Tengah dr Bahrun, mengharapkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan terkait Covid - 19 untuk meminalisir penyebaran dari kluster pondok pesantren yang sedang terjadi saat ini.

Hal itu dikatakan dr. Bahrun dalam program Hallo Bangka Belitung, di In Radio 97,6 FM (12/11/2020), Kamis pagi.

"Karena memang yang terakhir ini, ada kasus di Pondok, di Pondok peningkatannya luar biasa, kami prihatin sekali," kata Bahrun.

Saat dikonfirmasi oleh pihak In Radio terkait peningkatan kasus kluster Pondok pesantren, apakah berasal dari tranmisi lokal, ia mengemukakan bahwa hal ini adalah dari tranmisi luar yang berasal dari tamu yang berkunjung ke Pesantren.

"Informasi dari Pondok, mungkin ada tamu yang berkunjung, jadi kita tidak tahu, saat ini santri sudah kita kirim ke Wisma Karantina Diklat Babel dan Asrama Haji Babel," katanya.

"Sementara di Pondoknya sendiri, tetap kita swab semuanya, kita lakukan isolasi mandiri, karena kan untuk tracking itu, kita lakukan sambil menunggu hasil swab di Provinsi, santri tidak boleh kemana - mana," tambahnya.

dr. Bahrun yang juga Kadinkes Kabupaten Bangka Tengah tersebut mengharapkan, masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan Covid - 19 paling sederhana dengan membiasakan mencuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak.

"Bagi masyarakat yang ada gejala - gejala, informasikan ke puskesmas terdekat, bidan desa boleh, jadi dari awal sudah diketahui," katanya.

"Dan terapkan 3 M, menjaga jarak, pergunakan masker, sesering mungkin cuci tangan pakai sabun, jaga imun tubuh, kita bisa mencegah penyebaran Covid - 19," tambah Bahrun. (AB)

Tidak ada komentar:

Bottom Ad [Post Page]